Polbeng Hibahkan Alat Pengolah Tahu ke Kelompok Tahu Berkah Rohil

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

HU-KRIM


Polbeng Hibahkan Alat Pengolah Tahu ke Kelompok Tahu Berkah Rohil

Senin, 23 Oktober 2023
Foto: Polbeng Hibahkan Alat Pengolah Tahu ke Kelompok Tahu Berkah Rohil. 

INVESTIGASINEWS.CO
RIAU - Kegiatan pengabdian terus dilaksanakan dosen-dosen dari Politeknik Negeri Bengkalis. Para dosen tidak henti-hentinya berinovasi dan berkreasi untuk kebermanfaatan masyarakat, Senin 23/Oktober/2023.

Kali ini dosen dari jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Bengkalis Abdul Gafur (ketua), Firman Alhaffis (Anggota) dan ditambah dari dosen perkapalan Budi Santoso (Anggota). Para dosen ini melakukan pengabdian dijalan manggala sakti kabupaten rokan hilir di kelompok UMKM Tahu Berkah dengan membuat alat pengolah tahu yang terdiri dari satu unit boiler kapasitas 100 kg/jam uap dan satu unit mesin pengaduk kapasitas wadah pengaduk 120 liter.
Kondisi usaha tahu mitra sebelumnya mengolah tahu menggunakan cara manual yaitu dengan memasak kedelai yang telah dihaluskan didalam wajan yang di isi air kemudian dipanaskan menggunakan api sambal diaduk, kondisi ini membutuhkan waktu sekitar satu jam, setelah itu baru tahu dimasukkan kedalam wadah dan disaring kemudian diberi ubat dan di cetak. 

Kekurangan cara konvensional tersebut adalah tahu yang sudah jadi berbau asap, kemudian tekstur nya agak kasar dan kapasitas produksi hanya bisa 100 kg kedelai. Oleh karena itu solusi yang diberikan dosen Polbeng adalah dengan membuatkan boiler dan mesin pengaduk agar proses produksi lebih cepat dan proses pengadukan bisa berlangsung terus dan lebih merata.

Tanggal 20 Oktober 2023 alat tersebut di terapkan di kelompo Tahu Berkah Rohil, hasilnya untuk sekali pengolahan dengan 10 kg kedelai hanya membutuhkan waktu 15-30 menit sekali pemasakan. 

“Alhamdulilah, sungguh peningkatan yang luar biasa” ungkap ketua peneliti Abdul Gafur. Firman alhaffis juga menggungkapkan bahwa boiler ini didesain dan disimulasikan dengan menggunakan ansys sebelum dipabrikasi agar aman dalam penggunaan boiler tersebut. 

“Boiler ini kami rancang dengan ketebalan plat stainlees steel 3 mm dengan maksimum tekanan 10 bar. Bagian pengaduk juga dibuat dengan menggunakan motor penggerak listriK ½ HP dengan reduser 1:30. Alhamdulillah saya berterima kasih sekali dengan polbeng atas bantuan alat yang diberikan, dengan adanya alat ini pekerjaan kami lebih mudah dan kapasitas produksi kami lebih meningkat pastinya yang awalnya hanya 100 kg kedelai/hari, dengan menggunakan alat boiler dan pengaduk ini bisa jadi sampai 200-300 kg kedelah perhari” ungkap ketua UMKM Tahu Barokah, Zainal dengan rasa senang. 
Kegiatan pengabdian ini merupakan pendanaan dari dana PNBP Politeknik Negeri Bengkalis dengan pendanaan Boiler dari dana penelitian penugasan dan dana pembuatan pengaduk dari pendanaan pengabdian. 

“Semoga kami selalu bisa memberikan manfaat kepada masyarakat untuk meningkatkan hasil usaha mereka” ungkap Abdul Gafur senang.***

Laporan Kepala Biro Bengkalis: Robi

Most Popular

Video InvestigasiNews.co

https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured

Video Terpopuler

https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf

Berita Terkini

Riyan Pertanyakan Pembatasan BBM dan PP 45/2008

Foto: Riyan Pertanyakan Pembatasan BBM dan PP 45/2008. INVESTIGASINEWS.CO Banten - Riyan, Retailer PT Kerojimas Utama yang berlo...