Kabid GTK Disdik Lembata, Suhartin Bungalaleng, Bagai Raider. Senyap, Cepat dan Tepat

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM


Kabid GTK Disdik Lembata, Suhartin Bungalaleng, Bagai Raider. Senyap, Cepat dan Tepat

Selasa, 25 Juli 2023
Foto: Kabid GTK, Dinas Pendidikan Lembata, Suhartin Bungalaleng. 

INVESTIGASINEWS.CO
Lembata - Seorang pemimpin harus memiliki kemampuan intelektual, agar mampu mengurai setiap persoalan yang timbul dalam tugasnya, baik persoalan eksternal, maupun internal. Demikian seseorang yang dipercayai untuk mengemban sebuah tugas sebagai seorang pemimpin, salah satu faktor yang dipertimbangkan adalah kemampuan intelektualnya.

Mungkin demikianlah salah satu kriteria yang membuat Suhartin Bungalaleng, menduduki kursi Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (Kabid GTK) pada Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata.

Dengan kemampuan intelektualnya, Hartin, demikian sapaan kesehariannya, membaca dilema pendidikan yang menyelinap dalam perkembangan dunia pendidikan di Kabupaten Lembata. Kemampuan nuraninya menganalisa dilema begitu tajam dan cepat menganalisa persoalan dalam senyap, tepat mengambil keputusan untuk menentukan solusi yang tepat, sehingga tanpa disadari delik permasalahan yang rumit dapat terurai dalam diam.

Kepala Bidang yang masih tergolong muda ini, begitu cerdas mencari celah untuk menuntaskan delik dunia pendidikan di Kabupaten Lembata. Baru empat bulan menjadi Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata, dia sudah menemukan permasalahan yang selama ini menjadi duri dalam dunia pendidikan, dan dalam senyap begitu cepat mengambil langkah strategis untuk mengentaskannya.

Untuk kepala sekolah, Kabid cerdas ini meluncurkan program Diklat penguatan kapasitas kepala sekolah. 

"Baru empat bulan menduduki jabatan GTK, saya mengadakan program Diklat penguatan kapasitas kepala sekolah, karena kepala sekolah harus dari guru penggerak. Dalam Diklat ini, diterapkan dua metode yaitu penilaian administrasi dan inovasi. Dari metode inovasi ini, dapat diketahui kepala  sekolah mana yang bisa memahami tupoksinya sebagai kepala sekolah dan mana yang belum memahami tupoksinya. Diklat penilaian kinerja kepala sekolah ini baru ada di kabupaten Lembata dari semua kabupaten/kota yang ada di Provinsi NT", ,urai Kabid yang santun ini.

Selanjutnya Suhartin juga menjelaskan,untuk mempermudah dan memperlancar urusan para guru dan sekolah di kabupaten Lembata, sudah terbentuk juga wadah pemersatu para operator sekolah dengan label Forum Operator Sekolah.

Kepada wartawan Investigasinews.co yang menemuinya di ruang kerjanya, Suhartin menjelaskan, peran seorang operator begitu penting bagi sebuah sekolah. Maka perlu dibentuk sebuah wadah bagi para operator untuk berkolaborasi dalam menjalankan tugas mereka sebagai operator.

"Saya melihat peran operator sekolah begitu penting bagi sebuah sekolah. Tapi tugas seorang operator juga tidak mulus mulus belaka, sebaliknya selalu saja diwarnai dengan beragam persoalan. Menyadari hal demikian, saya mengambil kebijakan untuk membentuk sebuah wadah bagi para operator sekolah, yang selama ini mereka  berjalan secara parsial, yaitu Forum Operator sekolah", terangnya.

Lanjutnya lagi, peran seorang operator sekolah begitu penting karena operator mengelola data  guru dan tenaga kependidikan, termasuk pemetaan guru untuk menerima sertifikasi.

"Operator sekolah juga turut berperan meluluskan seorang guru yang mengikuti program PPG, sebagai by sistem untuk mempermudah guru yang bersangkutan melalui sim PKB. Kebanyakan guru juga gaptek, alias gagap teknologi sehingga kebanyakan materinya dititip pada operator", sambungnya. 

Masih menurut Kabid GTK ini, operator sekolah juga selalu mendampingi para guru guna membantu mereka dalam proses pengisian data serta memandu para guru yang gaptek ketika menghadapi ujian.
 
Dengan demikian, lanjut Suhartin, perlunya menyatukan para operator sekolah dalam satu wadah sehingga selalu berkoordinasi untuk menyelesaikan persoalan para pendidik, termasuk mengatasi kendala keterlambatan dalam proses input data karena masalah jaringan internet bagi mereka yang mengabdi di pelosok. 

Selain itu, peran operator sekolah dalam mengolah data siswa juga tidak kalah pentingnya, karena data mengenai jumlah siswa akan menentukan besaran dana bos yang akan digelontorkan pemerintah untuk sebuah sekolah. Demikian juga pembangunan dan pengembangan fisik sekolah yang biasanya dari dana DAK, juga tidak lepas dari peran seorang operator sekolah. 

"Dengan demikian saya merasa perlu membentuk forum operator sekolah. Ini juga dari semua kabupaten/kota di NTT baru ada di kabupaten Lembata, dan sudah genap setahun pada  22 Juli 2023 yang lalu", pungkasnya mengakhiri pertemuan dengan wartawan investigasinews.co sembari mengharap agar para guru dapat bergerak untuk mendaftar sebagai guru penggerak, karena sesuai regulasi pendidikan seorang guru kalau mau menjadi kepala sekolah bukan saja ada sertifikat PPG, tapi menggenggam sertifikat guru penggerak.***

Laporan Kepala Biro Lembata: Tuan Vincent Balawala. 

Most Popular

Video InvestigasiNews.co

https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured

Video Terpopuler

https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf

Berita Terkini

Polres Rohul Potong 15 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing

Foto: Polres Rohul Potong 15 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing.  INVESTIGASINEWS.CO Rohul - Pada momen hari Raya Idul Adha 1445 H tah...