Pengecer BBM di Lembata, Menuntut Pemerintah

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM


Pengecer BBM di Lembata, Menuntut Pemerintah

Selasa, 23 Mei 2023
Foto: Pengecer BBM di Lembata, Menuntut Pemerintah.

INVESTIGASINEWS.CO 
LEMBATA - Para penjual BBM botolan di Lewoleba, Lembata, Nusa Tenggara Timur, mendatangi kantor DPRD kabupaten Lembata, untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait upaya mengentaskan kelangkaan BBM di Lembata, Selasa 23/05/2023.

Kehadiran para pengecer BBM itu disambut oleh anggota DPRD, Paulus Makarius Dolu,S.Fil, dari partai Gerindra.

Rombongan yang terdiri dari sekitar 20 orang itu, berdialog dengan Paul Dolu, di ruang fraksi Gerindra.
  
Dalam dialog itu, pengecer BBM, menyampaikan aspirasi mereka berupa beberapa tuntutan terhadap pemerintah Lembata untuk mengatasi gejolak BBM di Lembata, yang selama ini menjadi keluhan serius masyarakat Lembata.
   
Adapun tuntutan para pengecer BBM itu, menurut Paul Dolu, perwakilan warga, ia meminta pemerintah kabupaten Lembata agar mendesak pengelola APMS dan SPBU, untuk menebus semua kuota BBM untuk kabupaten Lembata.

"Buka layanan selama 24 jam, demi  mengatasi kebutuhan BBM bagi masyarakat Lembata," ujar Paul Dolu.
 
Sebab dengan mendatangkan BBM dalam jumlah yang banyak dan membuka layanan selama 24 jam, maka semua orang akan membeli langsung di SPBU atau APMS, sehingga tidak ada lagi yang menjual BBM eceran di pinggir jalan.
   
"Kami mendesak pemerintah kabupaten Lembata untuk memberikan ijin kepada masyarakat yang mau menjadi sub distributor BBM di kecamatan dalam radius 3 -5 km, sebagai perpanjangan tangan SPBU, APMS, kepada masyarakat di desa desa," tegas Paul Dolu.
   
Dirinya berterimakasih kepada para pengecer BBM yang dengan tulus menyampaikan aspirasinya untuk membantu pemerintah mengatasi persoalan BBM yang menjadi keluhan masyarakat Lembata selama ini.

"Untuk itu saya akan mendesak pemerintah untuk menindak lanjuti aspirasi kelompok pengecer ini. Karena kalau BBM di Lembata tersedia dalam jumlah yang banyak, dan SPBU, APMS membuka layanan 24 jam, maka persoalan BBM di Lembata akan terjawab dan antrian panjang di depan SPBU, APMS, akan terurai," sambung anggota DPR dari partai Gerindra ini.
   
"Saya juga mendesak pemerintah untuk mengarahkan kendaraan kendaraan kontraktor, agar mengisi BBM non subsidi, sehingga penyaluran BBM subsidi betu betul tepat sasaran bagi masyarakat level bawah," pungkas Paul Dolu.***

Laporan Kepala Biro Lembata: Tuan Vincent Balawala

Most Popular

Video InvestigasiNews.co

https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured

Video Terpopuler

https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf

Berita Terkini

Aksi Solidaritas Wartawan Banten Tolak RUU Penyiaran

Foto: Aksi Solidaritas Wartawan Banten Tolak RUU Penyiaran.  INVESTIGASINEWS.CO Banten - Solidaritas Wartawan Provinsi Banten ya...