Gelar Pelatihan Cakap Digital, Kapolda Riau Irjen Iqbal: "Kamampuan Teknis dan Literasi Digital Sangat Penting Dikuasai Bhabinkamtibmas"

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Gelar Pelatihan Cakap Digital, Kapolda Riau Irjen Iqbal: "Kamampuan Teknis dan Literasi Digital Sangat Penting Dikuasai Bhabinkamtibmas"

Kamis, 08 September 2022
Foto: Polda Riau, menggelar kegiatan pelatihan kecakapan digital bagi para personel Bhabinkamtibmas.

INVESTIGASINEWS.CO 
PEKANBARU - Kepolisian Daerah (Polda) Riau, menggelar kegiatan pelatihan kecakapan digital bagi para personel Bhabinkamtibmas. Dalam kegiatan ini, Polda Riau menggandeng Kemenkominfo RI.

Pelatihan digelar di Ballroom Hotel Labersa, Kabupaten Kampar, Rabu (7/9/2022). Kegiatan dihadiri dan dibuka langsung Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal bersama Direktur Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo RI, Bonifasius Wahyu Pudjianto.

Selain itu, dalam kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan MOU antara Polda Riau dengan DPP Santri Tani NU.

Irjen Iqbal mengatakan, kehadiran sosok Bhabinkamtibmas sangat dibutuhkan ditengah masyarakat. Karena Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri, punya andil besar dalam menjaga stabilitas keamanan.

"Berikan perlindungan, pelayanan dan pengayoman yang terbaik kepada masyarakat, dengan mengerahkan daya upaya yang ada sehingga kondusivitas dapat terwujud," kata Kapolda Riau.

Untuk semakin memantapkan peran personel Bhabinkamtibmas ini, khususnya dalam era 4.0, Irjen Iqbal menyebut, maka perlu digelar pelatihan kecakapan digital.

"Karena kemampuan teknis dan literasi digital sangat penting untuk dikuasai oleh rekan-rekan Bhabinkamtibmas," ucap Irjen Iqbal.

Menurut pimpinan Korps Bhayangkara Bumi Lancang Kuning itu, ruang digital menjadi kendaraan demokrasi dan sangat berpengaruh bagi masyarakat. Maka dari itu, personel Bhabinkamtibmas pun harus menguasai digital guna mengimbangi hal tersebut.

Irjen Iqbal berperan, agar para personel bisa bersungguh-sungguh dalam mengikuti pelatihan.

Dalam pelaksanaan tugas memberikan sosialisasi di masyarakat, Bhabinkamtibmas diminta dapat berkoordinasi dengan Santri Tani dari seluruh desa/kelurahan.

"Rencana ke depannya, akan direalisasikan 1 Bhabinkamtibmas untuk 1 desa. Walaupun masih terdapat beberapa kekurangan sehingga kita perlu meningkatkan upaya-upaya dan langkah-langkah pembangunan dan memaksimalkan pelaksanaan tugas Polri ke depannya," pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo RI, Bonifasius Wahyu Pudjianto yang ikut memberikan pengarahan lewat sarana zoom menuturkan, kegiatan pelatihan literasi digital sangat perlu dilaksanakan, guna peningkatan kemampuan dalam memanfaatkan kecanggihan teknologi.

"Kecakapan digital software dan hardware, digital attitude, digital counter, perlu dikuasai dan dipahami para personel Bhabinkamtibmas dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas Polri di lingkungan masyarakat," terangnya.

Ia berujar, Kemenkominfo RI telah meluncurkan program literasi digital sejak tahun 2017 dan dapat menjangkau seluruh elemen masyarakat. 

"Harapan kami para pengguna sarana digital baik masyarakat, ASN, TNI dan Polri lebih gagah dan cakap lagi mengoperasionalkan alat digitalisasi saat ini," ucapnya.

Ia menambahkan, perwujudan Polda Riau yang cakap digital, sesuai dengan tupoksi Polri yang tertuang dalam UU Nomor 2 Tahun 2002.

"Pemanfaatkan era digital diharapkan pelaksanaan tugas Polri ke depan dapat lebih efektif, efisien dan optimal," tutupnya.

Dalam kegiatan pelatihan ini, turut hadir para Pejabat Utama Polda Riau, Tenaga Ahli Komunikasi dan Informatika Bidang Tata Kelola dan Budaya Digital Kemenkominfo RI, Direktur Excecutive ICT Watch Indonesia, Ketua Umum Relawan TIK Indonesia, Ketua Umum DPP Santri Tani NU, Ketua DPW Santri Tani NU, Wakil Ketua KPID Provinsi Riau dan Presiden Direktur Sorgum.***d