Wartawan Ini, Diduga Dianiaya oleh OTK di Rantauprapat

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Wartawan Ini, Diduga Dianiaya oleh OTK di Rantauprapat

Jumat, 19 Agustus 2022
Foto: Abi Ridwan saat berada di Ruang UGD Rumah Sakit Umum Rantauprapat.

INVESTIGASINEWS.CO 
LABUHANBATU - Abi Ridwan (38th) warga jalan H. Adam Malik Rantauparapat yang berprofesi sebagai wartawan online, Jumat 19/08/2022 sekira pukul 00.30 WIB, diduga dianiaya oleh delapan OTK (Orang Tidak Dikenal-red) di Komplek perumahan DL jalan Ahmanyani Rantauparapat.

Hal itu disampaikan oleh Abi kepada awak media InvestigasiNews pada hari Kamis 18/08/2022 malam.

Abi menjelaskan bahwa awalnya mereka sedang bertemu dengan rekan sesama media di kantor grup Porwin dan Police pres di komplek perumahan DL jalan Ahmad Yani.

"Saya bersama dua orang rekan saya duduk di depan kantor porwin, pada waktu itu sekira pukul 00.30 WIB. Tiba-tiba kami kedatangan orang tidak dikenal menaiki empat kereta (motor-red), masing masing berboncengan," terang Abi, mengawali kronologis penyerangan terhadap dirinya oleh OTK, Kamis 18/08/2022.

Menurut Abi tamu yang tidak diundang itu, setelah turun dari kereta, satu orang bertanya pada rekan Abi yg bernama Andi Damanik. Mempertanyakan yang mana orangnya yang bernama Abi.

Andi Damanik memberitahu bahwa Abi ini.

"Ia ini saya, si Abi. Ada apa?," tanya Abi.

Diceritakan Abi, diketahui kemudian si penanya tersebut mengatakan, kemari sebentar ucapnya, maksudnya mengajak Abi ke tempat rekan yang menanya yang sudah berada di lokasi tempat mereka memarkirkan kereta.

"Lantas saya menjawab, kalian yang penting ya kemari ajalah. Tapi rupanya tamu yang tidak diundang itu kembali memanggil saya, sini dulu ada yang mau dibicarakan," sambung Abi menirukan ajakan OTK itu.

Kemudian, Abi mendatangi mereka. Setelah bertemu orang yang memanggil Abi, oknum itu mengatakan apakah kau kenal dengan ini sembari menunjuk temannya yang tegap tinggi pakai helm dan masker.

"Saya menjawab tidak kenal. Setelah itu mereka langsung memukul dengan mengeroyok saya, bahkan orang tidak dikenal itu menggunakan kayu beroti memukul saya," jelas Abi.                               

Masih kata Abi, temannya yang bernama Andi Damanik dan Rambe mencoba untuk melerai, tapi langsung dilarang oleh salah seorang OTK, dengan mengucapkan abang aku kenal, jangan coba coba ikut campur.

Lalu Andi Damanik dan rekannya tersebut menghindar ke kantor Porwin.

"OTK itu terus memukuli aku bang. Saat itu ada peluang untuk menyelamatkan diri, aku berlari dan masuk ke kantor Porwin dan berusaha menutup pintu, maka terjadi dorong-dorongan, dan saya mendengar dari OTK itu mengatakan, tolak terus pintunya biar kita bunuh saja dia," ucap Abi menirukan perkataan OTK itu.

Mendengar kata ancaman itu, Abi juga berteriak kepada temannya, mengatakan kepada Andi Damanik untuk mengambilkan parang di dapur. 

"Setelah teriakan saya itu, mereka pun pergi meninggalkan TKP," tutur Abi.                       

Menurut Abi, terjadi pemukulan itu kemungkinan diduga dikarenakan akhir akhir ini Abi kerap menyoroti dengan melakukan tugas sosial kontrolnya terhadap sesuatu yang dinilai tidak wajar.                                
Foto: Surat Laporan Polisi.

"Atas peristiwa ini, saya sudah membuat Laporan ke Polres Labuhanbatu sesuai dengan Surat tanda terima laporan polisi: Nomor: STTP/B/1196/yan 2.5/VIII/2022/SPKT Res- LB. Dan juga nomor laporan polisi Nomor: LP/B/17110/VIII/2022/SPKT/Res-LB/Polda Sumut.

Terkait hal ini, media belum mendapat keterangan secara resmi dari pihak kepolisian atas insiden dugaan penganiayaan dan atau penyerangan yang dilakukan oleh OTK tersebut.***

Laporan Kepala Biro Labuhanbatu: Kader Wahyu