Drama Kolosal OSIS SMAN 1 Pusako Kabupaten Siak, Memeriahkan HUT RI KE-77

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Drama Kolosal OSIS SMAN 1 Pusako Kabupaten Siak, Memeriahkan HUT RI KE-77

Sabtu, 20 Agustus 2022
INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK - Ada yang berbeda pada peringatan HUT RI ke-77 di Kecamatan Pusako, tepatnya di Lapangan Kantor Camat Pusako (17/08/2022).

Di tengah kesibukan para peserta upacara yang telah selesai mengikuti upacara, tiba-tiba sirine panjang disertai suara dentuman meriam yang menggelegar berbunyi dari sound system membuat hadirin kebingungan. Asap buatan mengepul dari tengah lapangan upacara menambah efek dramatis. 

Tiba-tiba enam orang pejuang masuk ke tengah lapangan upacara membawa bendera merah putih yang berkibar-kibar gagah, mereka berlari dengan sangat patriotik membentuk formasi lingkaran. Tidak lama kemudian suara Bung Karno juga menggelegar membakar nasionalisme, teriakan merdeka atau mati, merah darah kita putih tulang kita, lebih baik mati merdeka dari pada hidup terjajah, silih berganti memenuhi ruang langit lapangan kantor Camat Pusako.

Tidak lama kemudian, muncullah sosok Bung Karno, Bung Hatta dan pemuda lainnya memasuki lapangan, maka adegan penyusunan teks naskah proklmasi pun di mulai. Tepuk tangan riuh penonton silih berganti.  

Begitulah opening drama kolosal yang membuat hadirin terkesima, karena sudah beberapa tahun terakhir perayan HUT RI tidak dilaksanakan semeriah ini.

Dari podium kehormatan tampak Camat Pusako Nurfa Octalita, S.E, dan deretan tamu kehormatan lainnya: Anggota DPRD Siak Rusmin, Sekcam Pusako Nartam, M,Pd, Kanitreskrim Polek Bungaraya Iptu Musa Sibarani, Kapuskesmas Pusako Hendrik, S.Km, Korwildik Pusako Saroni, S.Pd, KUA Pusako Husni Tamrin, S.Hi, Penghulu dan Kepala Sekolah se-Kecamatan Pusako dan lain lain, antusias menyimak jalannya drama kolosal yang diperankan sangat apik dan rapi oleh siswa-siswi SMAN 1 Pusako.

Tidak kurang selama tiga puluh menit hadirin disuguhi adegan-adegan penting yang menggambarkan jalannya perjuangan bangsa ini dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Dari adegan penyusunan teks proklamsi, adegan Fatmawati menjahit bendera merah-putih, adegan pembacaan teks proklamsi, pertempuran Surabaya Sepuluh November, perang gerilya Jenderal Sudirman, hingga adegan romantis Selendang Sutera, yang diselingi paduan suara.

Drama kolosal ditutup dengan lagu Hari Merdeka oleh seluruh pemeran drama dan padus, majelis guru serta Kepala Sekolah SMAN 1 Pusako di tengah lapangan upacara, diiringi tepuk tangan meriah dari podium kehormatan dan seluruh hadirin yang hadir.

Kepala Sekolah SMAN 1 Pusako, Zamzami, S.Pd mengatakan bahwa, kegiatan ini merupakan ekspresi rasa nasionalisme dan cinta tanah air dari keluarga besar sekolah atas HUT RI yang ke 77. 

“Rasa bangga dan haru serta penghormatan yang setinggi-tingginya terhadap anak-anak OSIS dan majelis guru yang terlibat dan bekerja keras mempersiapkan penampilan ini. Kita berharap kegiatan ini mampu membakar dan meningkatkan rasa nasionalisme kepada hadirin yang hadir,” kata Zamzami.

Sementara itu, Pembina OSIS, Bambang Bonari Irwan Sektiawan, S.Pd yang juga selaku sutradara, penulis naskah, pengisi suara dan editor mengatakan bahwa, penampilan ini merupakan penampilan perdana sanggar drama dan paduan suara OSIS di publik, yang mana selama ini hanya tampil di internal sekolah.

"Tujuan kegiatan ini selain untuk menumbuhkan karakter cinta tanah air dan nasionalisme kapada kader OSIS, juga sebagai sarana mempromosikan sekolah melalui kegiatan-kegiatan yang liner dengan agenda peringatan hari besar nasional di tingkat kecamatan," jelasnya.

“Terimakasih kami ucapkan kepada Pemerintah Kecamatan Pusako yang telah memberikan ruang dan waktu bagi kami untuk mengekspresikan kekayaan karya dan kreatifitas dari sekolah kami. Kami berharap  kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan tetap di tingkat kecamatan yang terpusat di satu tempat, yaitu di lapangan kantor camat ini, dengan penampilan-penampilan dari anak-anak sekolah setelah upacara HUT RI selesai,” imbuhnya.

Lebih lanjut Bambang mengungkapkan bahwa, seluruh pemeran drama OSIS merupakan hasil seleksi Pembina OSIS dan Pembina Paduan Suara; Sukma Aini, S.Pd, yang mana setiap pemeran mewakili nama kampungnya masing-masing di lingkungan Kecamatan Pusako.

“Seperti anggota Paskibraka Nasional lah, yang anggotanya diambil dari utusan masing-masing Provinsi. Ini agar memunculkan motivasi dan kompetisi diantara kader OSIS agar bisa tampil maksimal sekaligus sebagai sarana membangun hubungan dan kerjasama harmonis bersama orang tua dan pemerintah kampung, sekaligus juga sarana mengharumkan nama orang tua dan kampungnya masing-masing dengan kegiatan sekolah," pungkasnya.***(Sugianto)