Waspada Banjir, Pemda Siak Turunkan Alat Berat untuk Pencucian Kanal Sepanjang 5 Km di Kampung Sengkemang, Koto Gasib

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM


Waspada Banjir, Pemda Siak Turunkan Alat Berat untuk Pencucian Kanal Sepanjang 5 Km di Kampung Sengkemang, Koto Gasib

Sabtu, 14 Mei 2022
Foto: Tampak alat berat milik PUPR Siak yang siap normalisasi kanal, agar tidak banjir.

INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK - Pemerintah Kabupaten Siak turunkan alat berat, untuk pencucian kanal sepanjang 5km di kampung Sengkemang Kecamatan Koto Gasib, Sabtu 14/05/2022.

Hal itu guna waspada musibah banjir yang merendam sejumlah rumah masyarakat di kampung Sengkemang.

Penghulu Adi Afri sampaikan permohonan bantuan alat berat untuk pencucian kanal sepanjang 5km kepada Pemda kabupaten Siak melalui wakil ketua1 DPRD kabupaten Siak Fairuz Ramli beberapa waktu lalu.

"Mengenai musibah banjir yang merendam beberapa rumah warga di kampung Sengkemang, kami sudah menghubungi bapak wakil ketua 1 DPRD kabupaten Siak Fairuz Ramli untuk menyampaikan kepada pemerintah, mengenai permohonan bantuan alat berat untuk pemeliharaan atau pencucian kanal sepanjang 5km, agar tidak ada lagi jalan air yang tersumbat. Alhamdulillah hari ini sudah turun 1unit alat berat Komatsu dari dinas PU kabupaten Siak, memang sebelumnya juga kami sampaikan namun karena volume air yang tinggi, sehingga alat belum bisa diturunkan, waspada akan hal² yang tidak diinginkan terjadi," ujar Adi Afri saat ditemui investigasinews.co di lapangan.

Mohammad Nasir selaku ketua Bapekam juga menyampaikan hal senada terkait, musibah banjir yang merendam sejumlah rumah warga yang berada disepanjang jalan Pemda.

"Kita sangat khawatir terhadap rumah warga yang terkena banjir, tentunya disaat air naik, binatang berbisa seperti ular, lipan, kalajengking dll, ikut masuk ke rumah warga sehingga mengganggu ketentraman, tentunya ini sangat mengerikan sekali, belum lagi dampak penyakit yang bisa disebabkan banjir seperti malaria dan gatal²," sebut M.Nasir.

Menanggapi hal tersebut kepala dusun 01 lingkar padi Taufik Hidayat mengatakan, agar masyarakat tetap selalu waspada dan berhati-hati.

"Menjaga kebersihan, mengangkat sampah ataupun rumput yang ada di kanal, sehingga tidak terjadi penyumbatan dan banjir bisa kita atasi, sebenarnya inilah bentuk kesadaran kita dalam menjaga lingkungan," terang Taufik Hidayat.***th

Most Popular

Video InvestigasiNews.co

https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured

Video Terpopuler

https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf

Berita Terkini

Aksi Solidaritas Wartawan Banten Tolak RUU Penyiaran

Foto: Aksi Solidaritas Wartawan Banten Tolak RUU Penyiaran.  INVESTIGASINEWS.CO Banten - Solidaritas Wartawan Provinsi Banten ya...