Menhub Bahagia, Puncak Arus Mudik 2022 di Jalur Nagrek Naik Signifikan. "Terima Kasih Bupati dan Kapolresta"

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Menhub Bahagia, Puncak Arus Mudik 2022 di Jalur Nagrek Naik Signifikan. "Terima Kasih Bupati dan Kapolresta"

Minggu, 01 Mei 2022
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya

INVESTIGASINEWS.CO 
Jabar - Kabupaten Bandung, Ahad 01-05-2022. Puncak arus mudik Idul Fitri 1443H di kawasan Nagrek Kabupaten Bandung sudah terlewati, dan tercatat sebanyak 128 ribu lebih kendaraan melintas di jalur Nagrek pada H-2 yang menjadi puncak arus mudik.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengaku sangat bahagia, arus mudik di Nagrek berjalan dengan aman lancar.

"Secara produksi ada kenaikan cukup signifikan sebesar 31 persen dari puncak arus mudik pada tahun 2019 di H-3 sebanyak 97ribu. Hari ini kita bahagia, bahwa arus mudik di Nagrek berjalan dengan lancar, bisa dibayangkan puncak mudik telah terjadi kemarin, jadi walaupun ada kenaikan yang cukup tinggi tapi masih tetap bisa dikendalikan, oleh karenanya saya ucapkan terima kasih kepada Bupati, Kapolresta, juga Kadishub Jabar dan Kabupaten Bandung yang memberikan dukungan proses kegiatan ini," ungkap Budi Karya di Pos Pelayanan Operasi Ketupat Lodaya 2022 di Cikaledong Nagrek Kabupaten Bandung.

Mehub juga menyampaikan  Pos Cikaledong dinilai cukup baik karena bukan hanya masalah pengaturan lalu lintas saja tetapi ada berbagai kegiatan lainnya yang menunjang pelayanan arus mudik.

"Saya lihat bukan hanya kegiatan lalu lintas saja, tapi juga kesehatan dan lain-lain, saya ucapkan kembali terima kasih kepada Bupati, Kapolresta, Kadishub dan Kabupaten Bandung juga semua pihak yang telah membantu," ujarnya.

Ditempat yang sama, Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan kondisi arus mudik di wilayah Kabupaten Bandung aman terkendali, hanya saja Bupati memberi catatan khusus terkait kawasan Ciwidey, menurutnya upaya serius harus dilakukan untuk masalah Ciwidey.

"Semua terkendali kecuali Ciwidey, karena Ciwidey ini lokasi wisata yang arus kemacetannya cukup tinggi, ini yang termasuk Cidaun dan tentu harapannya ini harus ada langkah-langkah selanjutnya," tutup Dadang.***Nur