BREAKING NEWS. Penangkapan Pelaku Pembunuhan Seorang Gadis di Siak

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

BREAKING NEWS. Penangkapan Pelaku Pembunuhan Seorang Gadis di Siak

Senin, 07 Februari 2022
INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK - Seorang gadis korban pencabulan dan pembunuhan, VBM (16th) yang sempat viral dan menghebohkan kota Siak, kini siapa pelaku dibalik tindak pidana yang sangat tidak berperilaku kemanusiaan itu berhasil diungkap oleh Polres Siak.

Tidak butuh waktu lama pihak aparat kepolisian Polres Siak menyingkap tabir pembunuhan ini.

Terhitung sejak Ahad, sekira pukul 15:00 WIB, jasad korban ditemukan di perkebunan sawit milik warga, pada hari itu juga, Ahad sekira pukul 23:41 WIB tersangka pembunuh berhasil ditangkap.

Hal ini sangat diapresiasi oleh sebagian besar warga Siak, atas respon cepat pihak kepolisian membongkar dan menangkap pelaku. Seperti yang disampaikan Anto, warga Siak.

"Apresiasi yang sebenarnya kepada aparat pihak Kepolisian Polres Siak, yang dengan sangat cepat telah berhasil membekuk pelaku kejahatan yang sangat kejam ini", ujar Anto, warga Siak kepada INVESTIGASINEWS.CO, Senin 07/02/2022.

Seperti yang dirangkum, bahwa pasal yang dituduhkan adalah pasal persetubuhan terhadap anak mengakibatkan meninggal dunia dan atau Pembunuhan Berencana. Pasal 81 ayat 5 UU NO.17 tahun 2016 tentang Penetapan Perpu No.1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang Undang dan atau Pasal 340 KUHPidana.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kapolres Siak, AKBP Gunar saat lakukan konferensipers pers di Mapolres Siak, Senin 07/02/2022.

"Tersangkanya adalah SAS (16th) warga Benteng Hilir, Mempura, Siak", ujarnya. 

Kronologis penangkapan pelaku:

Ahad 06/02/2022 sekira pukul 15.00 WIB Team opsnal Polres Siak mendapat informasi tentang adanya penemuan mayat seorang perempuan yang dikubur di areal kebun di benteng Hilir Kab. Siak, kemudian team mengumpulkan keterangan saksi - saksi diseputaran TKP.

Berdasarkan keterangan saksi Suherlan dan Bahari memberikan keterangan ada seseorang laki-laki an. SAS meminjam cangkul untuk beralasan menanam sawit, akan tetapi saksi mencurigai tidak adanya aktifitas penanaman sawit.

"Kemudian team melakukan pencarian terhadap SAS, sekira pukul 23:41 WIB, Team Opsnal Polres Siak mengamankan SAS yang diduga pelaku di Kampung Benteng Hilir Kec. Mempura Kab. Siak. Team mengintrogasi pelaku dan pelaku mengakui perbuatannya", sambung Kapolsek Siak.

Diketahui, menurut pengakuan pelaku, ia melakukan tindak pidana tersebut pada tanggal 02/02/2022 sekira pukul 18:00 WIB dengan cara mengajak bertemu dengan korban dikarenakan korban akan meminjam uang terhadap pelaku, kemudian setelah bertemu pelaku membawa ke kebun untuk beralasan menjumpai orang tua nya yang berada di sebuah pondok di kebun, sesampainya di pondok pelaku mencekik korban setelah korban lemas pelaku mengikat mulut korban kemudian pelaku melepaskn pakaian korban dan pelaku memperkosa korban kemudin pelaku memindahkan korban ke arah semak semak dan pelaku menyayat tangan sebelah kanan korban setelah itu pelaku menutupi dengan daun2 yang ada di TKP dan pelaku membuang pakaian korban serta menyembunyikan sepeda motor milik korban dan mengambil Handphone korban. 

Setelah itu pelaku pulang kerumah pamannya, kemudian pada keesokan harinya pada tanggal 03/02/2022 sekira pukul 07:00 WIB pelaku meminjam cangkul kepada saksi Suherlan dan Bahari untuk menguburkan korban.

Setelah korban dikubur pelaku meninggalkan kebun tersebut dan pelaku pulang kerumah.

"Saat ini pelaku diamankan di Polres Siak untuk dimintai keterangan lebih lanjut", tutup Kapolres.

Baca juga:
https://www.investigasinews.co/2022/02/breaking-news-mayat-perempuan-ditemukan.html

Sebelumya diberitakan, bahwa pada hari Ahad 06/02/2022 sekira pukul 13.46 WIB telah ditemukan mayat seorang perempuan di kebun sawit masyarakat di RT.02 RW.01 Kampung Benteng Hilir Kec. Mempura Kab Siak. 

Ditemukan oleh warga masyarakat kampung benteng hilir yang sedang memanen sawit 

Setelah menerima laporan dari warga, Polisi langsung ke TKP mengevakuasi mayat yang ditemukan tersebut 

Berdasarkan ciri-ciri pakaian yang di kenakan mayat yang ditemukan cocok dengan ciri ciri seorang perempuan An.Vebby Riskika Mayasthani (16th), yang dilaporkan hilang pada hari Kamis tanggal 03/02/2022 pukul 20.00 WIB ke Polres Siak.

Berdasarkan keterangan dari keluarga bahwa sejak hari Rabu tanggal 02/02/2022 pukul 17.30 WIB Sdri.VRM pamit dari rumah dengan tujuan untuk membeli paket internet di Kampung Benteng Hilir Kec Mempura Kab Siak menggunakan sepeda motor Honda Vario warna Merah BM 2877 YV dengan pakaian sweater hitam lengan panjang, jilbab hitam, celana kain warna putih.

Kemudian setelah ditunggu pada malam hari sdri.VRM juga belum pulang ke rumah, kakak sdri.VRM mencoba hubungi pukul 21.00 WIB namun HP-nya tidak aktif. 

Kronologis penemuan jasad:
Berdasar informasi yang dihimpun di lapangan, siang itu, Dede dan keluarganya pergi ke kebun di Benteng Hilir belakang SD 03, untuk memanen tandan buah segar kelapa sawit (TBS).

Sesampai di sekitar kebun, Dede mengaku heran, melihat semak-semak di kebunnya sudah rata. Dan dia mencium aroma tidak sedap.

Penasaran, Dede mencari tahu asal aroma tidak sedap itu. Bukan main kagetnya dia, ada dua lutut menyembul dari dalam tanah yang bekas digali dan tanahnya masih basah.

“Saya langsung memanggil RT dan RW setempat sekaligus memberitahukan temuan saya itu,” jelas Dede.

Selanjutnya bersama RT adan RW serta Bhabinkamtibmas dan Babinsa, dilakukan pembongkaran. Ternyata jasad seorang perempuan dengan sweater hitam menutup wajahnya. 

Penemuan jasad yang diduga Vebi langsung menjadi perhatian warga. 

Keluarga Vebi yang datang membenarkan bahwa benar itu jasad Vebi yang menghilang sejak Rabu lalu.

Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadiyanto mengatakan pihaknya sudah melakukan evaluasi terhadap jasad korban, untuk dilakukan otopsi di RS Bhayangkara Pekanbaru.

“Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan. Mudah mudahan dalam waktu dekat kami dapat mengungkap pelaku yang menyebabkan  tewasnya korban,” ungkap Kapolres Gunar.

Sementara pada Jumat (04/02/2022) siang, ibunda korban bernama Hani Setyani ketika ditemui, sedang duduk di teras samping rumahnya di Kampung Paluh, Kecamatan Mempura Siak, Riau.

Diceritakan ibunda Vebi dengan mata sembab dan lesu menahan rindu dan penuh kecemasan, putrinya pamit untuk membeli paket internet pada Rabu (02/02/2022) sekitar pukul 17.30 WIB. Dia menggunakan sepeda motor Vario merah.

“Saya tunggu sampai malam Vebi tak kunjung pulang. Saya tak bisa tidur. Saya menungguinya di rumah sampai pagi, namun Vebi tak kunjung pulang,” terang ibunda Vebi.

Menurutnya, dia tidak mempunyai firasat apa-apa. Tapi dia benar-benar khawatir akan keselamatan Vebi. Vebi tidak bawa uang lebih. Dia hanya bawa uang untuk beli paket. Saat meninggalkan rumah, Vebi mengenakan sweater hitam, jilbab hitam, celana putih. Ibunda Vebi mengaku sudah tak berselera apa-apa, dia hanya inginkan anaknya pulang. Dia berharap siapapun dapat menemukan putrinya.

“Kami sudah berusaha mencari ke rumah teman temannya, ke rumah sanak saudara, dan berkoordinasi dengan pihak sekolah, namun belum ada titik terang,” ucap ibunda Vebi dengan suara parau seperti dikutip Riaupos.co.

Tidak hanya berhenti sampai di situ, dikatakan ibunda Vebi, mereka juga sudah melapor kepada pihak kepolisian. Sebab dia yakin, kepolisian akan bergerak cepat dalam menemukan putrinya.

Mayat sekarang dibawa ke RS. Bhayangkara Polda Riau guna pemeriksaan dan mengetahui sebab pasti meninggalnya korban.***

Laporan: Komar