Kontraktor Pertanyakan Pencairan Dana DAK Dinas Pendidikan

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Kontraktor Pertanyakan Pencairan Dana DAK Dinas Pendidikan

Sabtu, 01 Januari 2022
INVESTIGASINEWS.CO .
Labuhanbatu - Proyek APBD TA 2021 bersumber dana DAK (dana alokasi khusus) di Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu hingga tutup buku akhir tahun anggaran 2021, terancam tidak dibayarkan.

Informasi yang diterima media INVESTIGASINEWS.CO dari rekanan, sebut saja Polan (sumber tidak ingin disebut namanya-red), menjelaskan bahwa proyek DAK di Dinas Pendidikan hingga tutup buku tidak dapat dibayarkan, Sabtu 01/01/2022.

Sehingga beberapa rekanan kontraktor merasa dirugikan, sebab akan mengalami kerugian atas dana yang dipakai untuk mengerjakan proyek.

"Karena tidak sedikit pelaku proyek itu menggunakan dana pinjaman untuk mengerjakan proyek", kata Polan, Sabtu 01/01/2022.

Polan juga mengatakan bahwa atas tidak dibayarkannya dana proyek DAK itu, diduga dikarenakan terlambatnya pihak dinas membuat laporan atas realisasi proyek yang sedang dikerjakan. 

"Kalau dana DAK itu tidak pernah tidak tersedia, itu tetap ada dananya. Tetapi bila telat atau terlambat membuat laporan, maka dana hingga waktu yang ditentukan maka tidak dapat dibayarkan", terang sumber tersebut.

Terkait informasi tersebut, media lakukan konfirmasi kepada bendahara BPKAD, Noni.

Noni selaku bendahara BPKAD, menjelaskan bahwa kalau dana DAK untuk fisik sekolah dasar, dananya sudah tidak ada.

"Pihak dinas pendidikan tidak sesuai waktu membuat laporan atau pemberitahuan lama kali pihak dinas membuat laporan, sehingga tidak dapat lagi dibayarkan kerena dananya juga sudah tidak ada, dan itu bisa dibayarkan  pada anggaran tahun 2022, disanalah baru bisa dibayarkan", jelas Noni pada awak media.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Labuhanbatu, Tengku, ketika media hendak melakukan konfirmasi terkait persoalan realisasi dana DAK ini, tidak berada di kantor.***Kw