Dinas Perikanan Labuhanbatu Fungsikan Kolam yang Telah Lama Mangkrak

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Dinas Perikanan Labuhanbatu Fungsikan Kolam yang Telah Lama Mangkrak

Kamis, 20 Januari 2022
Foto: Kesiapan kolam ikan Dinas Perikanan Kabupaten Labuhanbatu

INVESTIGASINEWS.CO 
LABUHANBATU - Kepala Dinas Perikanan Labuhanbatu, Ir. Adlin Tanjung terlihat sedang berada di kolam bersama beberapa orang staf pada Rabu (19/01) melakukan pembenahan lokasi kolam.

Ketika ditemui media InvestigasiNews, Adlin mengatakan bahwa dirinya akan memfungsikan kolam yang sudah cukup lama mangkarak atau tidak difungsikan.

"Kolam ini sudah kembali bersih, ini akan kita fungsikan untuk pengembangan ternak ikan", sebut Adlin kepada InvestigasiNews, Rabu 19/01/2022.

Program ini sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2021, namun saat itu masih pembersihan lokasi kolam yang sudah semak dan jorok, tetapi sudah dicoba untuk melakukan satu kali pemijahan, sekali pemijahan bisa menghasilkan 20 hingga 40 ribu ekor bibit ikan lele.

Untuk Program tahun 2022 ini, kita usahan melakukan beberapa kali pemijahan, satu tahun itu bisa mencapai sepuluh kali pemijatan dapat juga lebih", terang Adlin Tanjung.

Pemijatan itu, masih menurut Adlin, mengawinkan ikan untuk memproleh bibit. Caranya, pertama dilakukan matanggonan, yaitua pemilihan ikan untuk induk, betina dan jantan.

"Ikan calon induk itu disuntik vitamin hormon povaprin, hormon vitamin dimaksud dosisnya lebih besar untuk betina. Maka ikan yang sudah disuntik dimaksud dimasukkan kedalam kolam khusus pembibitan, didalam kolam dibuat tempat ikan bertelur, itu disebut dengan kaban dan pakai ijuk", sambungnya.

Setelah ikan masuk kolam yang sudah ada kabannya. Menurut biasa 1 kali 24 jam maka ikan akan bertelur. Namun untuk memastikan sudah menetasnya ikan dibutuhkan 2 hari.
"Dalam satu wadah kolam kecil, bisa menghasilkan 20 sampai dengan 40 ekor ikan. Ikan yang baru netas umur satu hari hingga 4 hari diberi makan cacing sutra yang juga dibuat sendiri pengembangannya", cap Adlin didampingi petugas kolam.

Bila program memfungsikan dan pemanfaatan kolam ini dapat berjalan sesuai rencana, tujuannya kelak pemerintah Kabupaten Labuhanbatu melalui Dinas Perikanan dapat memberi bibit ikan kepada masyarakat.

"Ini tentunya bermanfaat pada masyarakat. Cukup sediakan kolam skala kecil yang bisa untuk 300 hingga 400 ekor ikan. Tentu beberapa bulan kemudian, ikan yang diternak bisa menghasilkan, setidaknya untuk kebutuhan sendiri, atau dipasarkan kepada yang membutuhkan untuk menambah penghasilan keluarga masyarakat. Saat ini ikan yang sedang dipersiapkan berupa jenis ikan lele dan juga ada ikan nila", tutup Ir.Adlin Tanjung.***Kw

Penulis berita: Kader Wahyu