Pelaksanaan Turnamen Trofeo Ditaja Oleh Panitia Club Talifuso FC, Sangat Diapresiasi

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Pelaksanaan Turnamen Trofeo Ditaja Oleh Panitia Club Talifuso FC, Sangat Diapresiasi

Rabu, 08 Desember 2021
INVESTIGASINEWS.CO
Nias Barat - Laga persahabatan yang dilaksanakan oleh panitia Club Talifuso FC  adalah turnamen Trofeo.

Trofeo artinya Mini Turnamen dengan beberapa club atau tim sepak bola akan saling berhadapan satu sama lain dengan kata lain sebuah turnamen pramusim yang bertajuk Trofeo Tim.

Secara Harfiah, Kata "Trofeo bermakna sistem atau formal turnamen dengan defenisi kejuaraan Penuh poin.
Namun, Trofeo sangat cukup terpopuler di dunia sepak bola yang bermakna setiap tim yang mengikuti turnamen akan saling mengejar poin yang mengikuti kompetisi dan semua tim akan bertemu.

Club Talifuso telah memberi gagasan baru dan inovatif yang bisa melakukan terobosan yang sungguh luar biasa untuk melaksanakan turnamen, dengan kata lain trofeo di desa Lasarabagawu kecamatan Mandrehe Barat Kabupaten Nias Barat, Selasa 07/12/2021.

Panitia club talifuso FC atau club talifuso telah melakukan cara untuk mengimplementasikan sebuah turnamen yang bisa menimbulkan pandangan positif yang berdampak Nilai Humanis yang mampu menjalin komunikasi antar club dan membuat suasana meriah bagi pengunjung yang melihat pertandingan tersebut.

Tujuan TurnamennTrofeo ini sebagai alat untuk bias berintraksi antar club dengan wadah bersilaturahmi guna bisa bekerja sama untuk melestarikan budaya kekeluargaan.

Pantauan awak media INVESTIGASINEWS.CO di lokasi, melalui laga trofeo ini telah memberi efek yang baik demi kebanggaan club talifuso FC.

Selamat menyukseskan laga ini guna kebangkitan Club talifuso. Para pemuda setempat sangat apresiasi atas kegiatan ini.

Lanjut Sebagai himbauan yang menjadi Aspirasi bagi para pemain:

Kekalahan bisa menjadi motivasi dan semangat untuk bangkit kembali dari keterpurukan.

Gagal menjadi yang baik dalam sebuah kompetisi bukan akhir dari segalanya karena dibalik kekalahan tersebut pasti ada pelajaran yang bisa dipetik.

Penutup
Saat menerima kekalahan tersebut sebaiknya tidak terus bersalah apalagi marah. Jika hasil tak sesuai dengan harapan, bisa menerima dengan lapang dada.***

Laporan: Sedarius Gulo.