BREAKING NEWS. Diduga Rumah Warga di Dusun Tanjung Medan, Dosan, Pusako, Siak, di Bakar Orang Tak Dikenal

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

BREAKING NEWS. Diduga Rumah Warga di Dusun Tanjung Medan, Dosan, Pusako, Siak, di Bakar Orang Tak Dikenal

Jumat, 12 November 2021
INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK - Diduga rumah warga di RT 06 RW 03, Dusun Tanjung Medan, Kampung Dosan, Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak, Riau, dibakar orang tak dikenal ketika pemilik rumah sedang bekerja di Kebun milik tetangganya.

"Kemaren sore, Kamis 11/11/2021 sekitar Pukul  14.30 WIB, rumah Pak Ijub salah seorang masyarakat petani kami di KM.12,  jalan Doral, Dusun Tanjung Medan, Kampung Dosan, Kecamatan Pusako, Siak, diduga  dibakar Orang Tak Dikenal (OTK), ketika beliau (korban-red) sedang bekerja di kebun tetangganya. Ada apa ini? Kenapa kok tega pelakunya ya?," ungkap Johan kepada wartawan INVESTIGASINEWS.CO, Jumat 12/11/2021.

Johan mengaku sangat prehatin setelah mendengar kabar rumah teman dia yang tinggal di Doral terbakar, dan tidak menyangka para pelaku bisa sekejam itu melakukan pembakaran rumah tinggal masyarakat yang mencari nafkah disana.

"Saya sangat prehatin mendengar kabar ini mas, semoga korban tabah dan pelakunya bisa segera tertangkap, dan kalaupun tidak tertangkap, semoga pelaku diberikan ganjaran yang setimpal oleh Allah SWT," harapnya.

Hal itu dibenarkan oleh Rambe, tetangga Ijub, pemilik rumah yang terbakar tersebut, ia juga merasa kaget setelah di TKP dijumpai rumah milik Ijub hangus terbakar rata, bahkan rumah Ijub yang ditinggali saudaranya itu, hanya tersisa sepeda motor, itupun diselamatkan oleh scurity PT.AA.

"Saya sampai di situ api sudah padam, orang-orang yang ada disana termasuk security sudah balek semua, dan diduga kuat itu dibakar oleh OTK, karena kereta (motor) yang ada dirumah itu diselamatkan oleh Security dan dibawa ke pos scurity KM 7, dan kami ambil kesitu tadi malam," jelasnya.

Rambe juga menduga, api berasal dari depan rumah, karena hanya dapur yang tersisa setelah kebakar, dan ini sangat kuat dugaanya dibakar oleh orang yang tidak suka dengan keberadaan mereka disana.

"Kalau saya lihat titik api berasal dari depan, pasalnya dapur yang dibelakang aman, dan yang aneh lagi, motor kok bisa diselamatkan dari amukan api sedangkan motor itu sekitar semeter dari rumah yang terbakar itu. Semalam kita juga kasih baju satu stel untuk Rais, saudara Ijub yang tinggal disitu, karena pakain mereka habis terbakar mas," ungkapnya.

"Kami berharap, hal ini bisa diusut dan pelaku bisa diketemukan, dan korban yang tinggal dirumah itu bisa diberikan bantuan," harapnya.

Sementara itu, Ketua Rukun Tetangga (RT) Sodikin ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa rumah Ijub yang berada di KM 12 terbakar dan dirinya akan mengecek ke TKP.

"Dengar informasi memang iya terbakar, namun pihak korban atau masyarakat yang tinggal disana belum melaporkan hal ini kepada saya, dan insyaallah hari ini kita akan lihat kesana. Kami berharap, pelaku segera tertangkap dan diberikan hukuman yang setimpal", harapnya.

Sementara itu, Kapolres Siak AKBP Gunar Rahardyanto, melalui Kapolsek Bungaraya IPTU Jefri Purba, SH ketika dikonfirmasi INVESTIGASINEWS.CO mengatakan bahwa, pihaknya belum mendapatkan laporan dari masyarakat.

Untuk itu ia menghimbau kepada masyarakat apabila ada tindakan pidana agar segera melaporkan kepada pihak berwajib, agar segera dilakukan tindakan secepatnya.

"Belum ada laporan mas.Kami berharap kepada masyarakat apa bila ada gangguan Kamtibmas atau tindakan pidana agar segera melaporkan kepada pihak berwajib (polisi),  agar segera dilakukan tindakan dan olah TKP," tegasnya.

Polri adalah pengayom masyarakat, kata Jefri Purba, untuk itu dimohon kerjasamanya  masyarakat bersama Polri untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif.

"Apabila masyarakat melapor, tentu kami akan segera melakukan tindakan secepatnya agar kasus tersebut bisa segera terungkap. Dan terimakasih atas informasinya, ini akan kami tindak lanjuti," pungkasnya dengan tegas.***Sugianto