SADIS!!! Gadis Dibawah Umur, Digilir 5 Laki Laki Anak Baru Gede (ABG)

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

SADIS!!! Gadis Dibawah Umur, Digilir 5 Laki Laki Anak Baru Gede (ABG)

Jumat, 29 Oktober 2021
INVESTIGASINEWS.CO
Tanah Karo (Sumut) - Pencabulan terhadap seorang wanita, sebut saja namanya Bunga (17th) di gilir oleh 5 (lima) orang laki laki yang masih dibawah umur, diantaranya masih berstatus pelajar warga Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Karo yang terjadi beberapa waktu yang lalu, tepatnya Sabtu (16/10/2021) sekitar pukul 01.30 WIB di rumah FH Ginting.

Adapun Laporan Polisi Nomor: LP/B/880/X/2021/SPKT/Polres Tanah Karo/Polda Sumatera Utara, Tgl 16 Oktober 2021atas nama pelapor E br Milala orang tua korban, dimana laporan tersebut untuk pihak Polres Tanah Karo melakukan penangkapan terhadap para pelaku tentang tindak pidana perbuatan cabul dan persetubuhan terhadap anak dibawah umur.

Sebagaimana dimaksud dalam pasal 81ayat (2), pasal 82 ayat (1) dari UU RI No.17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan Pemerintah pengganti UU No.1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU Jo UU RI No.11 tahun 2012 tentang peradilan anak.

Sesuai dengan pemaparan bagian Humas Polres Tanah Karo melalui keterangan tertulis kepada awak media, menerangkan kronologis kejadiannya.

Bahwa pada hari Sabtu tanggal 16 0ktober 2021 sekira pukul 00.00 WIB LG (15th) menghubungi korban BA br S (17th) melalui chatingan Watshaap dengan mengajak korban ke kota Kabanjahe untuk minum kopi, dengan menjemputnya di Simpang Desa Rumah Kabanjahe, sekira pukul 00.45 WIB pelaku kemudian menjemput korban yang ditemani seorang laki-laki lain yang tidak dikenal korban.

Kemudian, LG membawa Korban ke arah Desa Simpang Empat Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat tepatnya dirumah FHG (15th), dan sesampainya di rumah FHG, korban mendapati kawan kawan pelaku GAP (13th), MI(14th), HPG (16th) dan FHG (15th).

Kelima orang pelaku tersebut mengajak korban kedalam kamar dengan menuntun tangan korban.

Sesampainya di dalam kamar LG langsung melancarkan aksinya dengan nafsu bejatnya. Setelah selesai, kemudian LG keluar dari kamar, kemudian dilanjuti oleh rekan rekannya dengan menggilir korban, hingga MI sebagai pelaku terakhir terhadap korban.

Setelah usai pencabulan secara bergiliran tersebut, korban kemudian langsung mengenakan pakaiannya sendiri lalu korban diantar pulang ke kediamannya di Desa Rumah Kabanjahe oleh HPG dan MI.

Pagi harinya ibu korban E br Milala merasa curiga dan langsung menanyakan perihal yang terjadi pada anaknya (korban).

Bagai disambar petir disiang bolong atas pengakuan anaknya, dimana dirinya telah disetubuhi secara bergilir oleh 5 (lima) orang laki-laki bernama LG, GAP, MI, HPG dan FHG.

Setelah mendengar pengakuan anaknya, orang tua korban kemudian membuat laporan Polisi ke Polres Tanah Karo.

Kapolres Tanah Karo Akbp Yustinus Setyo, SH,Sik melalui Kasie Humas Polres Tanah Karo Iptu Sahril Lubis saat di konfirmasi, Kamis(28/10/2021)via Watshaap, membenarkan perihal kejadian pencabulan tersebut.

"Para pelaku dan barang bukti berupa baju kaos berwarna merah dan celana olahraga berwarna hitam telah diamankan di Mapolres Tanah Karo guna penyelidikan lebih lanjut", ujarnya singkat.***MB.Purba.