Ketua DPD GWI Angkat Bicara Terkait Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Ketua DPD GWI Angkat Bicara Terkait Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan

Minggu, 03 Oktober 2021
INVESTIGASINEWS.CO
Nias Barat - Ketua GWI (Gabungnya Wartawan indonesia) Propinsi Sumatera Utara, mengecam keras, kawal dan usut terkait dugaan penghinaan wartawan yang sedang viral di Pulau Nias, yang diduga dilakukan oleh oknum di postingan facebook dan di whatsapp grup Generasi Aekhula, beberapa waktu lalu. 

Pada hari ini, Minggu 03/10/2021 sekira pukul 08.30 WIB, Ketua GWI Sumut, Jasman, SH melalui via telpon seluler miliknya, saat dikonfirmasi terkait kasus penghinaan wartawan, yang diposting oleh oknum di facebook tersebut, dan juga di grup whatsapp generasi aekhula, yang telah dilaporkan oleh sejumlah wartawan, pada tanggal 21/09/2021 ke Mapolres Nias, Ketua GWI Sumut angkat bicara dan mengecam.

"Kita mengecam keras oknum yang telah menghina profesi wartawan, dan kita kawal bersama terkait kasus ini di penegak hukum," tegas Ketua GWI Sumut, Jasmani, SH.

Lebih lanjut ketua GWI Sumut Jasman. SH. mengharapkan agar polisi menangkap si terlapor

"Agar si terlapor secepatnya ditangkap oleh Polisi," harap Ketua GWI Sumut.

Sementara, salah seorang masyarakat Nias Barat dari Sisobandao Sirombu, RH, mengutuk keras oknum yang menghina profesi wartawan.

"Saya sebagai masyarakat awam, mengutuk keras oknum yang menghina profesi wartawan, karena sumber informasi kebanyakan kami dapat dari link media, berdasarkan hasil kerja wartawan," ujar RH kepada media ini.

Sejumlah wartawan mengharapkan kepada pihak Kepolisian Republik Indonesia agar secepatnya menangkap oknum tersebut dan tidak semena-mena lagi menghina profesi wartawan dan menyerang profesi wartawan di kalangan media sosial, baik di facebook dan juga di grup whatsapp

Terpantau di akun facebook yang bersangkutan, sepertinya ia tidak beretikad baik terhadap profesi wartawan, diduga sangat merendahkan profesi orang lain.

Dilansir dari komentar-komentarnya di beberapa berita wartawan terkait hal ini, bahkan ia disinyalir sempat melemparkan berkomentar "silo eluaha khomi dao" yang artinya "tidak ada artinya sama kalian itu".

Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya APH segera bertindak dan menyelesaikan dugaan penghinaan ini.

Terkait laporan yang sudah masuk di penegak hukum, media belum mendapatkan keterangan secara resmi hingga berita ini naik.***

Laporan: Sedarius Gulo.