Sejak Pemberlakuan PPKM dan Covid-19, Harga Telur Turun Total

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Sejak Pemberlakuan PPKM dan Covid-19, Harga Telur Turun Total

Sabtu, 18 September 2021
INVESTIGASINEWS.CO
NASIONAL. Menurun Drastis Harga telur ayam yang terus dalam sebulan terakhir, membuat kalangan peternak ayam petelur di desa Siman, kec.Siman kab. Ponorogo Jawa Timur, mengeluh, Sabtu 18/09/2021.

KH (35th) salah satu peternak di Siman mengaku harga yang hancur menyebabkan usahanya babak belur. Bagaimana tidak, jika harganya tinggal Rp15.500 per Kg.

"Dibilang untung jika harga diatas Rp 21 ribu per Kg itu belom untung. Apalagi setiap 1 Kg telur, kita harus menanggung rugi sekitar Rp 7.000", ujarnya. 

Banyak peternak ayam yang mulai mengosongkan kandangnya karena tidak mampu bertahan lagi.

Meskipun Dipaksa bertahan akan semakin babak belur mengingat kenaikan harga pakan terus naik dan tidak seimbang terjadi dimana jagung tembus Rp 5.600 per Kg dan konsentrat sudah Rp 400 ribu lebih per sak.

"Kalau pun separo dari ayam sudah diafkirkan atau dijual dengan harga murah asalkan bisa untuk memberi pakan ayam yang tersisa di kandang itu pun juga karena terpaksa", sambungnya.

KH kepada Investigasinews.co saat ditemui dirumah, juga mengungkapkan, bahwa dari 10.000 ekor ayam yang dimiliki, kini hanya sekitar 2.000 ekor saja, sehingga produksinya menurun drastis. Pihaknya juga menjual telur, langsung ke toko-toko, untuk menghindari kerugian yang lebih besar.

Terkait anjloknya harga, karena perpanjangan PPKM serta tak ada penyerapan dalam program BPNT, keluhan yang sama disampaikan Bella (42th), peternak ayam petelur di kawasan Sumoroto.

Harga yang hancur, membuat peternak pailit/ kolep. Antara bertahan/ guling tikar sama-sama menanggung kerugian yang cukup besar.

"Harapan kami pemerintah turun tangan setidaknya mensubsidi harga pakan yang sudah tidak berimbang lagi", harap Bella.***

Laporan : DK88
KABIRO PONOROGO