Dirut PTBA Duduk Bersama Masyarakat Perwakilan Dua Kecamatan Guna Tuntaskan Sengketa Lahan

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Dirut PTBA Duduk Bersama Masyarakat Perwakilan Dua Kecamatan Guna Tuntaskan Sengketa Lahan

Kamis, 23 September 2021
INVESTIGASINEWS.CO 
MUARA ENIM – Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk (Dirut PTBA), Suryo Eko Hadianto menerima kedatangan perwakilan masyarakat dari Kecamatan Lawang Kidul dan Kecamatan Tanjung Agung, guna mencari solusi secara bersama sama terkiat permasalahan lahan di PT Bumi Sawindo Permai (BSP).

Suryo Eko mengatakan PTBA selalu menegaskan komitmennya bahwa kehadiran perusahaan bertujuan untuk memberikan manfaat untuk masyarakat.

"PTBA juga selalu mematahui regulasi dan peraturan yang berlaku, serta menerapkan praktik praktik pertambangan yang baik agar tak ada permasalahan dalam berjalannya usaha.  Sesuai noble purposes, PTBA tidak ingin menyerobot atau merampas tanah rakyat satu jengkal pun. Justru PTBA hadir harus memberikan manfaat bagi masyarakat, jika memang ada permasalahan terkait lahan, dan itu benar-benar tanah milik masyarakat ayo kita duduk bersama dan sama-sama kita carikan solusinya,” kata Suryo, saat menjumpai perwakilan masyarakat di kantornya, Sabtu (11/09/23).

Orang nomor 1 di PTBA ini menjelaskan bahwa, pertemuan ini berjalan dengan lancar. 

Dalam pertemuan ini, PTBA bertemu dengan tokoh masyarakat dari dua kecamatan, dan hadir pula dari perwakilan PT BSP. Semua pihak duduk bersama dengan tujuan yang sama, yakni mencari solusi terbaik terkait masalah kepemilikan lahan.

“Dari pertemuan tersebut sudah ada kesepahaman antara pihak perusahaan dan masyarakat. Dengan demikian, tidak ada lagi konflik antara PTBA dengan masyarakat, dan masing-masing sepakat untuk saling melindungi dan mencari kebenaran terkait permasalahan yang ada.” jelas Suryo Eko

PTBA, masih kata Suryo Eko, selalu terbuka untuk berdiskusi dan menerima kritikan dari siapapun.

"Tapi kami tidak akan mentolerir gerakan yang menebar fitnah serta memprovokasi masyarakat, atau mengatas namakan masyarakat tapi ternyata itu hanya untuk kepentingan pribadi dia sendiri,” tegas Suryo. 

PTBA menginginkan masalah diselesaikan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku, dan menghindari adanya intervensi dari pihak luar yang cenderung membuat suasana semakin panas. 

“Kami perusahaan BUMN, tidak bisa mengeluarkan uang asal-asalan tanpa adanya legal standing, karena kami akan diaudit, namun jika ada dasarnya dan ternyata lahan tersebut milik masyarakat dan memang belum diganti rugi ya akan kita bayar. Tapi percayalah kalau semua kita selesaikan secara bersama,tentu akan ada titik temu untuk penyelesaian masalah tersebut,” beber Suryo Eko.

Penjelasan PTBA ini diterima baik oleh perwakilan warga yang hadir. Herman Effendi, Salah satu tokoh masyarakat desa Darmo kecamatan Lawang Kidul menyambut baik adanya pertemuan antara warga dan jajaran Direksi PTBA Tbk.

“Harapan kami dirut PTBA bisa langsung memfasilitasi untuk penyelesaian masalah lahan antara warga dan pihak perusahaan, kami berharap permasalahan ini bisa segera di selesaikan,agar tidak terjadi permasalahan lebih lanjut dengan masyarakat,” harapnya.***(Rilis PTBA)

Laporan: Zulkarnain