Semangat Kemerdekan HKGB Brimob PALI Berikan Bantuan Kepada Warga Kurang Mampu

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Semangat Kemerdekan HKGB Brimob PALI Berikan Bantuan Kepada Warga Kurang Mampu

Kamis, 19 Agustus 2021
INVESTIGASINEWS.CO
PALI SUMSEL - Berbagai cara dilakukan untuk memperingati Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia yang ke 76 tahun. Satuan Brigadir Mobile (Brimob) Batalyon D Pelopor Polda Sumsel Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), pada Rabu,18/08/2021 yang bertepatan juga Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) yang ke 69, memberikan Bantuan Sosial (Bansos) Kepada Warga kurang Mampu di 50 titik lokasi di Kecamatan Talang Ubi.

Bansos yang diterima langsung oleh Komanda Batalyon ( Danyon) Kompol Maerun, yang diserahkan secara simbolis oleh PT Wings dan diserakan ke ibu bhayangkari pengurus ranting Batalyon D Pelopor selanjutnya didistribusikan kepada warga kurang mampu di 50 lokasi dari 6 kelurahan Sekecamatan Talang Ubi.

Bantuan sosial (Bansos) yang didistribusikan kepada masyarakat antara lain, Beras, detergen cair, detergen Bubuk, Sabun Cuci, dan Peralatan Mandi lainnya.

Saat dikonfirmasi Ketua RT 06 RW 02 Kelurahan Handayani Mulya, Dedi Supriadi, mengucapkan ribuan terimakasih kepada  Satbrimob Batalyo D Pelopor PALI yang telah memberikan bantuan kepada warganya.

"Kami ucapkan ribuan terimak kasih kepada Brimob PALI yang telah memberikan bantuan kepada warga kami, bantuan ini sangat bermanfaat sekali bagi warga kami serta sangat dibutuhkan untuk sehari-hari mengingat wabah covid-19 ini belum juga berahir", tuturnya. 

Danyon D Pelopor Kompol Maerun mengatakan pemberian Bansos ini untuk meringankan beban masyarakat di tengah Pademi Covid-19 yang sedang melanda Bangsa saat ini.

"Dengan semangat kemerdekaan dan Bertepatan  HKGB yang ke 69, bantuan ini di berikan kepada masyarakat yang sedang membutuhkan, semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa meringankan beban masyarakat yang sedang kesulitan tutupnya", terang Danyon.***MD