M. Mas'ud. MZ, SH, MH, Menyapa Para Permisa Radio PERKASA FM 99,7 MHz. "Memajukan Organisasi Kita Harus Ikhlas dan Rela Berkorban"

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

M. Mas'ud. MZ, SH, MH, Menyapa Para Permisa Radio PERKASA FM 99,7 MHz. "Memajukan Organisasi Kita Harus Ikhlas dan Rela Berkorban"

Kamis, 26 Agustus 2021
INVESTIGASINEWS.CO
LANGKAT - Di sela-sela kesibukannya sebagai seorang pengacara, M. Mas'ud. MZ, SH, MH yang lebih akrab lagi disapa dengan panggilan (Ketua Dimas), masih bisa menjalin shilaturrahmi dan menyapa para pemirsa Radio PERKASA FM 99,7 MHz,  pada Hari Selasa (24/8).

Ketua Dimas datang berkunjung ke stasiun radio tersebut dan menyapa para pemirsa acara Minang sekaligus Mahimbau dengan dipandu oleh sang penyiar (pemandu acara) Angku Mudo, Moel Piliang.

Dalam kesempatan itu, Moel Piliang sempat menanyakan tentang trik-trik beliau dalam memimpin dan memajukan organisasi Aceh Sepakat, sebab selain dikenal sebagai pemerhati pendidikan, tokoh politik dan praktisi hukum, beliau juga menjabat sebagai Ketua Aceh Sepakat Cabang VIII Langkat.

"Mana tau bisa pula ditularkan untuk pengembangan IKM (Ikatan Keluarga Minang) Langkat ke depan", ujar Piliang.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dimas pun menjawab, untuk memajukan organisasi, kita harus ikhlas dan rela berkorban.

"Ya, berkorban materi, tenaga dan pikiran. Bahkan, rela berkorban waktu", ujarnya sambil tersenyum.

Lebih lanjut, mantan jurnalis dan LSM penggiat anti korupsi itu pun menambahkan, jaga dan perkuat silaturrahmi serta jangan mau disekat-sekat.

"Silaturrahmi itu penting, sebab dengan silaturrahmi kita bisa berkumpul, berdiskusi dan saling menyampaikan pendapat, saran dan masukan serta kritik yang sehat dan membangun. Artinya, tidak disekat-sekat. Tidak ada perbedaan. Jadi, yang kaya tidak harus berteman dan bergabung dengan yang kaya dan yang miskin dengan yang miskin," tambahnya.

Lebih dari itu dia pun menambahkan,
sebuah organisasi akan maju bila para pengurusnya menurunkan egonya (egosentries), karena keegooan hanya akan menghancurkan organisasi itu.

"Saya sendiri walau dari Aceh, tapi keseharian saya tak lepas dari aroma Minang. Seperti makan, setiap makan saya selalu di rumah makan Padang. Sebab masakan Padang itu sungguh ondeh mandeh lamak bana rasonyo. Mudah-mudahan IKM Langkat ke depan bisa berjaya dan Radio PERKASA FM pun semakin oke di telinga pendengarnya,” pungkas Ketua Dimas.***Subur Syahputra.