Harga Cabai Semakin Anjlok dan Harga Pupuk Semakin Mahal di Ponorogo

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Harga Cabai Semakin Anjlok dan Harga Pupuk Semakin Mahal di Ponorogo

Jumat, 27 Agustus 2021
INVESTIGASINEWS.CO 
NASIONAL. Petani cabai di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, menjerit histeris karena harga jual cabai anjlok saat musim panen seperti sekarang ini, Jumat 27/08/2021.

Betapa tidak, karena harga cabai hanya laku Rp8.500 - Rp 10.000 per kilogramnya sehingga tidak menguntungkan.()

Seperti, mas Simis salah satu penjual di Pasar Wage Jetis pun mengeluh dengan harga jual seperti itu.

"Saya mengalami kerugian, karena agar bisa untung, minimal harga jual cabai adalah Rp15.000 per kilogramnya", ujar mas Simis, petani cabai asal Desa Pakis, Kecamatan Jambon, Ponorogo, Jumat 27/08/2021.

Ia juga menjelaskan terkait pupuk dan lainnya.

"Padahal, biaya pemupukan saja mulai awal tanam hingga siap panen setiap kotaknya bisa mencapai Rp3 juta. Belum termasuk biaya untuk tenaga kerja yang menanam hingga perawatan cabai selama tiga bulanan. Belom lagi Harga pupuk di Ponorogo ugal-ugalan dan yang dikasih pun pilih-pilih", keluhnya. 

Ia mengakui tidak menjual langsung ke konsumen atau pedagang sayur mayur di pasar lain, karena selama ini tidak memiliki akses di pasar.

Akhirnya, setiap panen hasilnya dijual kepada pengepul dengan harga yang cukup rendah seperti sekarang.

Panen cabai memang tidak sekaligus melainkan bertahap,dengan menyesuaikan kondisi buahnya sudah tua atau belum sehingga masih ada kesempatan hingga 1 bulan mendatang.

"Mudah-mudahan, harganya nanti bisa naik. Jika hingga selesai panen harganya masih di bawah Rp15.000/kg, tentunya tidak menguntungkan", tutupnya.***

Laporan: DATUK DHONY IRAWAN H.W
Wartawan: INVESTIGASINEWS.CO