Temuan Baru, Konstruk Proyek BUMN "Apartemen Begawan Malang", Diduga Belum Aman Untuk Konsumen

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Temuan Baru, Konstruk Proyek BUMN "Apartemen Begawan Malang", Diduga Belum Aman Untuk Konsumen

Kamis, 20 Mei 2021
INVESTIGASINEWS.CO 
MALANG. Kondisi konstruksi bagunan milik PT. PP Property yakni Begawan Apartement yang terletak di Jalan Raya Tlogomas, RT 03/ RW 07 Kota Malang, ditemukan dugaan, masih adanya belum aman untuk ditempati para konsumen, Kamis 20/05/2021.

Kondisi bangunan apartemen milik BUMN ini, disinyalir/ ditengarai belum memenuhi standart keamanan, dimana hasil pantauan tim media masih ditemukan beberapa pilar bangunan, yang terlanjur menggantung di tepian sungai/ kali Brantas. 

Terkait hal tersebut, Marketing Manajer Apartemen Begawan (Agung - red), menanggapi, bahwa ia menolak hasil temuan tim media, terkait adanya kondisi bangunan ini dan menyampaikan bahwa bangunan itu tidak ada masalah. 
"Kita sudah mengantongi izin operasi, artinya kondisi bangunan saat ini sudah aman dan layak dihuni. Izin pendirian bangunan atau IMB sama analisis dampak lingkunganpun sudah tuntas," katanya.

Senanda dengan Agung, Yogi arsitek apartemen mewah milik BUMN ini ketika disodorkan temuan oleh tim media dalam kesempatan yang sama mengaku pihaknya sama sekali tidak tahu menahu terkait adanya kondisi bangunan seperti yang ditemukan tim.

"Kami akan tanyakan kembali kepada pihak kontraktor. Menurut hemat saya selaku arsitek bangunan tersebut hal tersebut tidak menjadi masalah, namun tetap kita akan kembali melakukan perbaikan," ungkap Yogi.

Sementara itu, Agus Gunarto Ketua RT 03/RW. 07 langsung angkat bicara.

Agus ketika dikonformasi terpisah mengaku bahwa dirinya tidak tau menahu jika ada kondisi bangunan yang seperti itu. 
"Saya sama sekali tidak tau dan mengerti tentang itu, ya pokoknya Apartemen itu sebaiknya tetap menjaga kebersihan dan keamanan dari lingkungan sekitar, termasuk daerah sekitaran sungai," pungkas Agus.

Untuk diketahui, Apartemen Begawan memiliki 900an unit apartemen dan sekiat 50 unitnya sudah ditempati oleh user.

Sementara, pihak-pihak terkait lainnya, dalam hal ini dinas terkait, pemberi ijin amdal, belum bisa dimintai keterangan, mengapa hal itu bisa terjadi.***
Laporan: Hury
Editor: Redaktur INVESTIGASINEWS.CO