Ladang Peris, Tiga RT Satu Dusun Terisolir, Berharap Bupati Prioritaskan Pembangunan Jalan

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Ladang Peris, Tiga RT Satu Dusun Terisolir, Berharap Bupati Prioritaskan Pembangunan Jalan

Jumat, 14 Mei 2021
INVESTIGASINEWS.CO
Batanghari, Bertahun, warga Dusun Gotong royong, Desa Ladang Peris, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi bertahan hidup dengan kondisi jalan yang diduga tidak layak tempuh lagi.

Berharap kepada Fadil Arif, Bupati yang baru menjabat setelah memenangkan Pilkada yang baru saja di selenggarakan di kabupaten Batanghari. 

Dengan sentuhan tangan Fadil Arif, pembangunan jalan menuju Sungke Dusun Gotong royong Desa Ladang Peris yang terdiri dari tiga RT agar dapat menjadi perhatian dalam pembangunan tahun 2021 sebagai prioritas utama.

Hal ini disampaikan oleh salah satu warga  dusun Gotong royong yang minta namanya dirahasiakan, dirinya minta kepada Bupati Fadil Arif agar jalan menuju tempat tinggalnya yang terdiri dari jalan lintas tiga RT dapat segera di bangun.

"Kami berharap tahun ini jalan ini di bangun, kemarin adolah janji nyo pak Fadil mau di bangunkan jalan ini", kata warga, Jumat, (14/5/2021)

Sejak beberapa tahun terakhir ini, baik dari Dana Desa dan APBD kabupaten serta provinsi belum pernah menyentuh kepembangunan jalan dari tiga RT ini. 

"Dak Ado nampak e, lah berapo tahun dak pernah di bangun jalan kami ini", ungkap warga.

Ditambahkannya lagi listrik yang berdasarkan swadaya masyarakat demi kebutuhan penerangan, warga harus mengeluarkan uang 5 juta rupiah per orang buat membeli kabel agar dapat teraliri listrik PLN.

"5 juta itu kemaren perorangnyo buat beli kabel, itu bae pake tiang seadanya", tambahnya.

Warga juga sebut jalan yang rusak parah ini diduga akibat mobil angkutan kebun perusahaan/pribadi yang luasannya diduga ratusan hektar sehingga ada beberapa titik lokasi jalan yang rusak parah.

"Mobil angkutan PT tu dak mau memperbaiki jalan itu, makonyo jalan tu semakin parah terlebih lagi pas hari hujan, licin beserta lengket tanahnyo", tutup warga.***
Penulis: Nurdin