Jalur Ponorogo - Pacitan Amblas, Belum Ada Tindakan Perbaikan oleh Pemerintah

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Jalur Ponorogo - Pacitan Amblas, Belum Ada Tindakan Perbaikan oleh Pemerintah

Rabu, 19 Mei 2021
INVESTIGASINEWS.CO 
Jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, kembali mengalami rekahan akibat pergerakan tanah yang menyebabkan sebagian permukaan jalan aspal ambles.

Hingga sampai sekarang jadi tontonan warga dan belom ada tindakan positif lainnya.

Amblesnya badan jalan di titik Desa Wates Kecamatan Slahung itu merupakan kejadian kedua kalinya dalam kurun dua tahun terakhir.

Hal itu disampaikan salah seorang warga sekitar, Sosial nbut saja Ida.

"Yang dulu sudah diperbaiki, kini ambles lagi," ungkapnya kepada Media Investigasinews.co.Selasa 18/05/3021.
Badan jalan yang ambles memanjang sekitar 12 meter, sementara lebar retakan mencapai 3 meter.

Dari pantauan wartawan, retakan kecil memang sudah muncul cukup lama.

Bisa jadi, hujan dengan intensitas curah tinggi dan terus-menerus selama beberapa pekan menyebabkan retakan terisi air dan diduga menjadi penyebab pergerakan tanah di bawahnya.

Tampak pengendara melintas dekat titik lokasi jalan ambles di jalur Ponorogo-Pacitan di Desa Wates, Slahung, Ponorogo, Selasa (18/05/2021).

"Untuk sementara sudah ditutup terpal. Langkah darurat ini untuk mengurangi masuknya air ke dalam retakan yang bisa menyebabkan badan jalan kembali ambles," ujar Ida.
Akibat kerusakan tersebut, akses lalu lintas dari arah Ponorogo ke Pacitan ataupun sebaliknya tersendat bahkan sampai sekarang mangkrak belom ada tindakan selanjutnya.

Petugas dibantu warga terpaksa memberlakukan akses buka-tutup agar arus lalu-lintas tetap berjalan dengan sistem satu arah bergantian.

Hal itu untuk membantu pengguna jalan agar tidak melintas di jalan yang ambles dan tertutup terpal, petugas memasang garis polisi melingkari jalan yang rusak.

"Beberapa warga juga sukarela membantu mengatur lalu lintas demi memastikan agar arus lalu lintas dari kedua arah tetap teratur, mengalir lancar", tutupnya.

Terkait amblasnya jalan hal ini, pihak-pihak berkompeten lainnya belum bisa dimintai keterangan, upaya apa selanjutnya yang akan dilakukan.***
Laporan: KAPERWIL JATIM/ DK88
Editor: Redaktur INVESTIGASINEWS.CO