BABAK BARU. Sengketa Lahan KUD Tunas Muda Versus KUD Sialang Makmur. Memasuki Sidang di Pengadilan Negeri Siak

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

BABAK BARU. Sengketa Lahan KUD Tunas Muda Versus KUD Sialang Makmur. Memasuki Sidang di Pengadilan Negeri Siak

Rabu, 05 Mei 2021
INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Kasus gonjang ganjing antara KUD Sialang Makmur, Desa Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan atas dugaan pemalsuan dokumen dan penyerobotan lahan sudah dinyatakan lengkap atau P21.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua KUD Tunas Muda, Setiono, Rabu 05/05/2021 di Siak.

"Kami berharap kejaksaan dapat memberikan tuntutan maksimal kepada terdakwa. Kami berharap kepada majelis hakim agar dapat memutuskan dengan putusan yang seadil-adilnya," terang Setiono.

Meski hari ini sidang ditunda sampai hari Kamis 06/05/2021 besok, karena ada kekurangan berkas yang belum disiapkan oleh tim kuasa dari koperasi Sialang Makmur.

Setiono bersama beberapa orang kepengurusannya bakal mengawal jalannya persidangan ini.

Sebelumnya diberitakan, kasus ini bermula dari lahan seluas 122 ha yang diperjualbelikan pada tahun 2011 lalu, hingga kini persoalan ini belum selesai.

Kronologis singkat, pihak koperasi menjual lahan seluas 122 hektar kepada KUD Sialang Makmur pada tahun 2011, dengan  harga 6,5 miliar. Uang muka yang disepakati sebesar 3,5 miliar.

Namun KUD Sialang Makmur tidak menepati janji untuk melakukan sisa pembayaran dari penjualan lahan tersebut. 

Bahkan, dahsyatnya, KUD Sialang Makmur memalsukan sebanyak 49 sertifikat.

Hal itu dibuktikan dengan status tersangka dua orang dari KUD Sialang Makmur oleh pihak kepolisian.

“Proses ini saya kawal terus dan melibatkan semua anggota Koperasi, sehingga mereka tahu semua bahwa kita sedang dikerjai oleh KUD Sialang Makmur,” tutup Setiono.***

Laporan: Feri
Editor: Redaktur INVESTIGASINEWS.CO