Ada Apa? Bangunan Lanjutan RS Tipe D Minas Senilai 3,5 M Belum Rampung. Ini Kata Kadiskes Siak

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Ada Apa? Bangunan Lanjutan RS Tipe D Minas Senilai 3,5 M Belum Rampung. Ini Kata Kadiskes Siak

Selasa, 16 Maret 2021
INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK -  Pembangunan lanjutan gedung Rumah Sakit (RS) Tipe D Minas, Kabupaten Siak, Riau, menelan dana APBD Kabupaten Siak tahun 2020 senilai kurang lebih Rp 3,5 miliar terhenti pengerjaannya.

Pantauan awak media di lokasi pembangunan gedung, bangunan gedung lanjutan RS tipe D Minas tersebut masih bisa dikatakan baru rampung 50% - 60% saja, Senin 15/03/2021.

Hal ini terlihat jelas dari sejumlah tembok sisi belakang bangunan yang belum sama sekali dilakukan pemelasteran bahkan sebagian terlihat belum dipasang batu bata sama sekali.
 
Dikutip dari laman website resmi LPSE milik pemrintah Kabupaten Siak Pembangunan Lanjutan RSUD Type D Minas tersebut dijelaskan sudah selesai pengerjaannya pada tahun 2020 silam.

Namun fakta yang awak media temui di lapangan berbanding terbalik dengan apa yang diterangkan dalam laman website LPSE Kabupaten Siak tersebut.

Sebelumnya, wartawan media ini sudah mencoba melakukan konfirmasi langsung kepada Dr Toni selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak melalui pesan WhatsApp milik pribadinya, pada hari Rabu 10/03/2021 lalu.

Dr Toni mengatakan pengerjaannya terhenti dikarenakan kekurangan dana untuk melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Tipe D tersebut, dan kata dia pembangunan akan kembali dilanjutkan pada tahun 2022 mendatang.

"Dinda pembangunan RS Minas dibangun secara bertahap disesuaikan dengan anggaran yang tersedia tahun 2020 baru ruang operasi sudah sesuai dengan kontrak nanti bisa sama cek lapangan, tahun 2022 dilanjutkan lagi dinda bangunan lain. Kalau kendala hanya dana tak cukup dinda," tulisnya singkat melalui pesan WhatsApp saat menjawab pertanyaan wartawan media ini saat itu.***

Laporan: IH
Editor: Redaktur INVESTIGASINEWS.CO