Supervisi terhadap PT. BBS, FORJJ: Diduga Bupati Kurang Tegas Mengambil Tindakan

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Supervisi terhadap PT. BBS, FORJJ: Diduga Bupati Kurang Tegas Mengambil Tindakan

Jumat, 19 Februari 2021
INVESTIGASINEWS. CO
Muaro Jambi, Laporan Forum Jurnalis Jambi (FORJJ) terkait dugaan pencemaran lingkungan di sungai melintang oleh PT. Bukit Bintang Sawit (BBS) dan juga sudah diberitakan melalui beberapa media di Provinsi Jambi tapi diduga belum ada tindakan tegas dari Bupati Muaro Jambi, Jumat 19/02/2021.

Anehnya, pencemaran lingkungan di sungai melintang ini diduga terjadi sudah cukup lama.

Bupati Muaro Jambi, Hj. Masnah Busroh, SE. sesuai penjelasannya usai acara kofee morning kemarin, sementara ini akan memberikan teguran dan sangsi administratif terhadap PT. BBS.

"Jadi gini, kita kemarin sudah memberikan teguran kepada PT. BBS sangsi administratif, teguran untuk di supervisi", kata Bupati Hj. Masnah Busroh SE.

Butuh transparan, hasil laboratorium dari di PT. BBS yang dilaporkan ke Pemerintah Daerah Kabupaten Muaro Jambi terkait laporan berkala pengelolaan limbah yang baik sejak tiga tahun terakhir ini, agar masyarakat melalui wartawan/media sebagai corong informasi bagi masyarakat bisa memberikan informasi yang benar terkait hal ini.

"Kalau nanti juga tidak ditindak lanjuti mereka, nanti kita tindak tegas. Tapi kalau tidak mau diperingatkan akan kita tindak tegas", tambah Hj. Masnah Busroh.

Menanggapi jawaban Bupati seperti itu, Budi Harto, selaku Ketua Forum Jurnalis Jambi (FORJJ) Provinsi Jambi, sangat kecewa terhadap Bupati Muaro Jambi yang tidak tegas dalam mengambil tindakan. 
"Saya atas nama Forum Jurnalis Jambi, kecewa terhadap pernyataan Bupati Hj. Masnah Busroh yang saat ini baru tahap peringatan terhadap dugaan pencemaran limbah PT. BBS  di sungai melintang Desa Bukit Baling. Dan saya selaku ketua Forum Jurnalis Jambi tidak akan tinggal diam dalam permasalahan ini, permasalahan ini akan saya bawa ke ke intutusi tertinggi hingga izin operasional PT. BBS segera dicabut", tegas Budi.

Karena penjelasan Bupati Hj. Masnah Busroh, diduga kurang efektif bila hasil sidak dewan neberapa waktu lalu yang menemukan dugaan pencemaran Lingkungan oleh PT. BBS di sungai melintang yang diatas ambang baku mutu masih dalam tahap peringatan biasa saja.

Hasil sidak dewan dan melalui Usman Halik, selaku Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Muaro Jambi dan juga sudah diberitakan beberapa waktu yang lalu yang mana Dewan akan menyurati Bupati untuk segera mencabut izin operasional PT. BBS.

Pernyataan Dewan ini diduga tidak ditanggapi Bupati yang mana hanya menunggu respon dari pihak perusahaan sesuai yang dikatakan Bupati Hj. Masnah Busroh.

"Kalau perizinan bukannya kita, tapi kita kan bisa merekomendasikan untuk dicabut, atau juga kalau HGU nya diperpanjang kita bisa rekomendasikan. Akan tetapi kita lihat ini dulu, diresponnya dak peringatan kita", kata Bupati Hj. Masnah Busroh.

Kaperwil Provinsi Jambi: Nurdin
Editor: Redaktur INVESTIGASINEWS.CO