Ketua DPRD Labuhanbatu, Hj. Meika Rianti Siregar SH, Minta Agar TPP Segera Dibayarkan

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Ketua DPRD Labuhanbatu, Hj. Meika Rianti Siregar SH, Minta Agar TPP Segera Dibayarkan

Selasa, 23 Februari 2021
INVESTIGASINEWS.CO
Labuhanbatu. Menyikapi belum dibayarkannya TPP (Tunjangan Penghasilan Pegawai) di lingkungan pemerintah kabupaten Labuhanbatu, yang saat ini menjadi sorotan publik, ketua DPRD Labuhanbatu, angkat bicara

"Saya meminta agar pihak Eksekutif yang saat ini dipimpin Plh, Bupati Labuhanbatu Ir. Usuf kiranya dapat perintahkan agar kadis keuangan daerah segera membayarkannya", ujar Ketua DPRD Labuhanbatu Hj. Meika Rianti Siregar SH, di ruang kerjanya, Selasa 23/02/2021 kepada wartawan INVESTIGASINEWS.CO

Hal ini sebelumnya sudah sering ia sampaikan dalam rapat rapat anggaran.

Bahkan beberapa orang anggota dewan telah berulang menyampaikan masalah tersebut saat sidang paripurna DPRD.                                    

"Belum dibayarkannya TPP ini setiap harinya menjadi pembicaraan banyak orang, bahkan hampir tiap waktu pertanyaan tentang belum dibayarkannya TPP ASN itu sering datang pada saya. Padahal hal ini sdh berulang kali disampaikan agar pihak keuangan pemerintah kabupaten segera membayarkannya", sambung Meika.

Lebih tegas Hj. Meika Rianti Siregar SH yang merupakan politisi Partai Golkar itu mengatakan, bahwa gaji tenaga honor untuk bulan Nopember dan Desember itu syukur sudah dibayarkan.

"TPP yang merupakan hak dari pegawai sesuai dengan kinerja di lingkungan pemerintah kabupaten Labuhanbatu harusnya segera dibayarkan. Oleh karenanya itu harus dibayarkan", ucap Hj. Meika Rianti SH.

Ketika hal ini dipertanyakan kepada salah seorang ASN berisial PL, ia membenarkan bahwa ianya bersama teman yang lainnya belum menerima pembayaran TPP ataupun  apa nama lainnya, itu terhitung mulai Oktober, Nopember hingga Desember 2020. 

"Bahkan masuk bulan Januari dan Pebruari 2021, belum dibayar", ucap PL dengan sedikit kesal.***
Laporan: kw (Kabiro Labuhanbatu)
Editor: Redaktur INVESTIGASINEWS.CO