INVESTIGASINEWS.CO
LEMBATA – Fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) di Pasar Pada, Kelurahan Lewoleba Utara, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, dilaporkan mengalami kerusakan akibat dirusak orang tak dikenal. Hingga kini, kerusakan tersebut belum diperbaiki meski telah dilaporkan kepada instansi terkait.
Bangunan toilet umum yang digunakan pedagang dan pengunjung pasar itu terdiri dari empat kamar. Fasilitas tersebut memungut tarif Rp5.000 untuk mandi dan mencuci, Rp2.000 untuk buang air besar (BAB), serta Rp1.000 untuk buang air kecil (BAK).
Penjaga toilet umum, Hermina Peni Beraf, mengatakan kerusakan fasilitas sudah terjadi berulang kali sejak bangunan tersebut didirikan sekitar dua tahun lalu. Selain pintu toilet yang dirusak, sejumlah perlengkapan seperti lampu penerangan juga sering hilang.
“Lampu-lampu penerangan sering dicopot orang. Uang dari pengguna toilet juga pernah dicuri bersama kotaknya. Setelah uangnya diambil, kotaknya dibuang ke tempat sampah,” ujarnya kepada wartawan.
Ia menjelaskan, sejak pintu-pintu toilet dirusak sekitar dua bulan terakhir, jumlah pengguna fasilitas tersebut menurun drastis. Kondisi itu berdampak pada berkurangnya pemasukan dari retribusi toilet.
“Biasanya ketika pasar ramai, pemasukan bisa mencapai Rp200.000 per hari. Namun sejak pintu-pintu toilet dihancurkan, pemasukan hanya sekitar Rp50.000, bahkan kadang hanya Rp10.000 sampai Rp25.000,” katanya.
Menurut Hermina, kerusakan fasilitas tersebut telah dilaporkan kepada Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Lembata sebagai instansi yang bertanggung jawab atas pengelolaan pasar. Namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut perbaikan.
“Saya hanya melaporkan untuk diketahui. Selanjutnya menjadi kewenangan Dinas Koperindag. Saya tetap menjalankan tugas dengan kondisi yang ada,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Lembata, Wiliam Leuweheq, serta Kepala Bidang Perdagangan, Bona Amunmama, belum dapat dimintai keterangan. Seorang staf di kantor dinas tersebut menyampaikan bahwa pimpinan sedang tidak berada di tempat karena menghadiri rapat anggota tahunan (RAT) sebuah koperasi.
Kerusakan fasilitas MCK tersebut diharapkan segera mendapat perhatian agar pelayanan bagi pedagang dan pengunjung pasar dapat kembali berjalan dengan baik, sekaligus menjaga kenyamanan penggunaan fasilitas umum di Pasar Pada.***tvbw
Komentar