Satgas Supervisi Pendidikan Apresiasi Penerapan Prokes Covid-19 Sekolah Tatap Muka Oleh Pihak SDN 4 Minas

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Satgas Supervisi Pendidikan Apresiasi Penerapan Prokes Covid-19 Sekolah Tatap Muka Oleh Pihak SDN 4 Minas

Kamis, 07 Januari 2021
INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK - Dengan dimulainya program tatap muka belajar mengajar khususnya di wilayah kabupaten Siak sejak 4 Januari 2021 yang lalu, hari ini Kamis 07/01/2021, Bripka Rosadi Elian selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Minas Jaya personal Polsek Minas selaku tim satgas supervisi pendidikan berkesempatan melakukan pengecekan penerapan protokol kesehatan covid-19 di SDN 4 Minas, Kabupaten Siak, Riau.

"Kita dari satgas supervisi pendidikan hari ini berkesempatan melakukan pengecekan teknis penerapan protokol kesehatan serta SOP-nya, disejumlah sekolah di Minas ini, untuk di SDN 4 Minas ini sendiri pantauan kita semua berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketetapan dari pemerintah dan memenuhi protokol kesehatan covid-19, tentunya hal ini sangat kita apresiasi, dan kita doakan semoga tidak ada yang terjangkit virus Corona khususnya di SDN 4 Minas ini," ungkap Bripka Rosadi Elian kepada media nasional INVESTIGASINEWS.CO saat melakukan pengecekan.

Sementara itu, Rosniawati Syamsimar MPd selaku kepala sekolah di SDN 4 Minas tersebut memaparkan bahwa sistem pembelajaran anak-anak dengan tatap muka ini diterapkan perminggunya sebanyak dua kali masuk sekolah, dan masing-masing dibagi per kelompok, seperti kelompok A dan B, dengan ketentuan sebanyak 50% siswa sekali masuk sekolah.

"Maka setiap kelompok akan dibagi dua hari masuk sekolah, seperti kelompok A masuk Senin dan Selasa, kelompok B Rabu dan Kamis, adapun untuk hari Jumat dan Sabtu kita adakan sistem pembelajaran daring (Online) namun untuk para guru sendiri Senin hingga Sabtu harus tetap stand by di sekolah," jelasnya menjawab Wartawan.
Lebih jauh dijelaskan dari siswa yang masuk sebanyak 50% tersebut didalam lokal maka para siswa akan dibagi kelasnya, seperti tempat duduk dan meja dibuat secara terpisah dengan sistem jaga jarak, kemudian diterangkannya juga para siswa akan diberikan tempat duduk khusus untuk siswa tersebut selama masa pembelajaran berlangsung dan tidak akan pernah ditempati oleh siswa lainnya.

"Artinya bangku dan meja itu hanya khusus untuk siswa tersebut dan tidak dibolehkan digunakan oleh siswa lain, sebab setiap siswa sudah kita berikan tempat duduk dan mejanya secara masing-masing, hal ini kita terapkan disetiap kelas, kemudian untuk menghindari kerumunan di jam pulang setiap kelas kita bagi jamnya dengan jam-jam tertentu secara terpisah, begitu juga dengan waktu istirahat, siswa tidak diperkenankan untuk keluar sekolah, jadi di saat jam istirahat siswa hanya duduk di kelas hingga waktu belajar dimulai kembali," paparnya.

Selain itu kata dia, pihaknya juga mengimbau kepada para wali murid agar anak-anak tidak menggunakan angkutan umum pada saat pergi kesekolah maupun saat pulangnya, pihaknya pun meminta kepada para wali murid untuk melakukan antar jemput para siswa siswi di sekolah tersebut menggunakan kendaraan pribadi oleh orang tuanya masing-masing.

"Untuk antisipasi covid-19 kita juga sudah menyediakan termometer untuk mengukur suhu tubuh, kita juga menyediakan ruangan khusus isolasi apabila ada ditemui siswa yang suhu tubuhnya tidak stabil, namun sejauh ini memang belum ada ditemukan hal seperti itu dan tentunya kita berharap agar hal itu tidak sampai terjadi," harapnya.

Sebelumnya kata dia, pihaknya juga sudah mendapatkan kunjungan dari tim satuan tugas covid-19 Kabupaten Siak, melalui Camat Minas dan kepala Korwil dikbudcam Minas beserta rombongan beberapa hari yang lalu.

"Mereka cukup mengapresiasi kelengkapan peralatan pencegahan protokol covid 19 di sekolah kita ini, karena mungkin Insya Allah dari seluruh sekolah yang ada di Kecamatan Minas ini sekolah kita yang paling lengkap, Alhamdulillah kita tidak ada mendapatkan teguran terkait hal tersebut," katanya.

Diakhir dijelaskannya bahwa tidak ada satupun orangtua wali murid yang merasa keberatan dengan adanya sistem pembelajaran tatap muka dimasa pandemi seperti saat ini, justru kata dia para orang tua sangat bersemangat dan mendukung penuh kegiatan belajar mengajar tatap muka tersebut, "para wali murid mereka tidak keberatan justru sangat mendukung," tukasnya.***
Reporter: IH
Editor: Redaktur INVESTIGASINEWS.CO