Diduga Lalai Dalam Pengawasan, Pipa Minyak Milik BOB PT. BSP - Pertamina Hulu, Bocor, Cemari Parit dan Sungai Siak

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Diduga Lalai Dalam Pengawasan, Pipa Minyak Milik BOB PT. BSP - Pertamina Hulu, Bocor, Cemari Parit dan Sungai Siak

Kamis, 14 Januari 2021
INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Diduga kurangnya pengawasan BOB - PT. Bumi Siak Pusako (BOB - PT.BSP) Pertamina Hulu terhadap pipa minyak yang dimilikinya, sehingga mengalami kebocoran dan mencemari lingkungan masyarakat, baik di parit yang menjuru ke sawah Kampung Sungai Tengah, Kecamatan Sabak Auh, maupun Sungai Siak di daerah Dusun Benio, Kampung Harapan, Kecamatan Sungai Apit kemarin. Selasa 12/01/2021.

Hal itu sebagaimana dikatakan oleh Kangmus, warga Sungai Tengah kepada INVESTIGASINEWS.CO

"Kami sebagai masyarakat tentunya resah dengan adanya kebocoran pipa minyak milik PT. BOB BSP Pertamina Hulu yang terkesan lamban dalam penanganannya. Pasalnya minyak yang bocor itu sudah mengalir di parit arah ke sawah, dan pembersihan pihak perusahaan kurang maksimal, sehingga masih banyak yang tertinggal," ujar Kangmus, warga Sungai Tengah kepada wartawan INVESTIGASINEWS.CO di lokasi, Rabu 13/01/2021.

Pria yang sering dipanggil Kangmus itu juga mengaku bahwa, kebocoran pipa minyak milik PT BOB itu bukan saja terjadi di Sungai Tengah, namun juga terjadi di Kampung Sabak Permai, hingga limbahnya kemana-mana.

"Kemarin informasi memang iya terjadi kebocoran di Kampung Sabak Permai hingga limbahnya kemana-mana," tambahnya.

Sementara, Penghulu Kampung Sungai Tengah, Supri ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa,  ada pipa minyak milik PT BOB yang bocor di daerahnya, namun seperti apa kebocorannya, dirinya belum mengetahui sepenuhnya.

"Memang iya mas, kemarin dapat informasi katanya ada yang bocor pipa minyak milik PT BOB di parit Kampung Sungai Tengah menuju kesawah, namun itu sudah dibersihkan apa belum, kami kurang tahu persis," jelasnya.

Senada, Lukman, Penghulu Kampung Harapan, Kecamatan Sungai Apit, mengatkan bahwa masyarakat khususnya bagi nelayan Kampung Harapan mengeluhkan dengan adanya limbah minyak milik PT. BOB yang mencemari Sungai Siak bahkan merusak belat (jaring) nelayan yang ada di kampungnya.

"Tadi kami ketemu langsung sama pak Camat selaku pemerintah wilayah, dan kami meminta kerjasama dari beliau, dan beliau katanya akan menindaklanjuti ke pihak Humas PT. BOB. Memang dampaknya itu sangat terasa oleh nelayan kami pak, kerena alat tangkapnya berupa belat, yang sekarang lagi musim belat habis kotor terkena limbah-limbah yang lengket itu," jelas Penghulu.

Lebih lanjut Penghulu Lukman mengaku, nelayannya bukan saja terdampak kurangnya pendapatan ikan di Sungai Siak, namun alat tangkap ikan milik mereka berupa belat juga rusak dibuat oleh limbah itu, dirinya mengharapkan ada solusi dari pemerintah maupun PT. BOB untuk menangani masalah ini.

"Harapan kita ada titik terangnya, duduk bersama pihak perusahan untuk memberikan solusi yang terbaik kepada para nelayan yang dirugikan atau yang terdampak langsung oleh limbah ini. Karena bukan saja kurangnya pendapatan para nelayan yang tinggal di pinggir Sungai, namun belat mereka juga rusak akibat limbah, kususnya warga kita yang berada di Dusun Benio yang rata-rata sebagai nelayan," harapnya.

Sementara itu, Humas PT. BOB BSP Pertamina Hulu, Kamaruzaman, ketika dihubungi melalui telpon selulernya 0811707XXX tidak diangkat, ketika di-sms dijawabnya tidak tahu masalah itu.

"Maaf pak Sugianto, saya lagi off, saya tdk begitu tau kejadiannya seperti apa, bpk hubungi saja pak Dedi Hartono," jawabnya melalui SMS.***

Reporter: Sugianto
Editor: Redaktur INVESTIGASINEWS.CO