PD IWO Siak Kutuk Pelaku Pembakaran Rumah Wartawati di Kabupaten Kampar

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

PD IWO Siak Kutuk Pelaku Pembakaran Rumah Wartawati di Kabupaten Kampar

Sabtu, 26 Desember 2020
INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Ketua dan seluruh Pengurus PD Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Siak, Fitriadi dan rekan-rekan pengurus IWO Siak mengutuk keras pembakaran rumah milik salah satu Wartawati media Online Kriminalitas.com di Kabupaten Kampar, NS (Bunda Rani-red) oleh oknum tidak dikenal (OTK) baru-baru ini, Sabtu 26/12/2020.

"Kami Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online Kabupaten Siak sangat mengutuk atas kejadian yang dialami Bunda Rani ini adalah sebuah pembunuhan demokrasi diera digital saat ini", sebut Fitriadi.

Dirinya juga meminta pihak kepolisian Resort Kampar dapat mengusut agar tidak muncul persefsi negatif dalam penegakan hukum di Kabupaten Kampar khususnya dan Provinsi Riau umumnya.

"Atas nama seluruh Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Siak mendesak Polda Riau dalam hal ini Kepolisian Resort (Polres) Kampar untuk dapat membongkar persoalan peristiwa tersebut dan pelaku dapat ditangkap dan diadili sesuai undang-undang yang berlaku di Republik Indonesia," tegasnya.

Dilanjutkan Fitriadi karena tindakan tersebut sangat tidak bermoral apalagi dan sangat biadab jadi atas dasar Solidaritas sesama Jurnalis, kami berharap kejadian serupa tidak terjadi lagi dengan cara tertangkap pelaku harus diadili dengan tegas dan dalang atas peristiwa tersebut juga harus dihukum setimpal.

"Bukan hanya pelaku saja tetapi dalang dari peristiwa ini juga yang harus dikejar oleh aparat penegak hukum sehingga kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali," sebut Fitriadi.

Dalam kesempatan itu fitriadi berharap kepada Seluruh Tim Inafis dan Forensik Polres Kampar, dalam melakukan olah TKP secara maksimal, sehingga proses pengungkapan pembakaran rumah wartawati ini segera terbongkar.***

Laporan: Komar
Editor: Redaktur INVESTIGASINEWS.CO