Warga Kemuning Muda, Bungaraya, Heboh, Diduga Motor Merah Ini Membawa Peketan Sabu, Diamankan Polisi, Pelaku Kabur

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Warga Kemuning Muda, Bungaraya, Heboh, Diduga Motor Merah Ini Membawa Peketan Sabu, Diamankan Polisi, Pelaku Kabur

Senin, 30 November 2020
INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Warga RT 03 RW 03 Dusun I Kampung Kemuning Muda, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak heboh dengan adanya pengrebekan warung milik salah satu warga yang ada di sana oleh anggota Satreskrim Polsek Bungaraya.

Dalam pengrebekan itu diduga ditemukan barang haram jenis sabu-sabu oleh pihak kepolisian yang disaksikan oleh masyarakat di motor jantan warna merah.

Diduga motor merah itu milik seseorang salah satu tokoh masyarakat Srimessing, Kampung Jatibaru.

Hal itu disampaikan salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian, sebut saja ST.

"Benar mas, barusan ada penggrebekan yang dilakukan oleh pihak Polsek Bungaraya di warung warga kami, dalam penggrebekan, diduga ada barang haram jenis sabu-sabu sekitar satu atau dua paket yang ditemukan diatas motor jantan warna merah, yang diduga kuat milik inisial T, warga kampung sebelah (Jatibaru). Herannya, T bersama N langsung kabur hingga saat ini tidak nonggol lagi," ungkap ST, warga Kemuning Muda yang enggan disebutkan nama lengkapnya kepada wartawan media ini, Senin 30/11/2020.

Hal senada disampaikan Rasim, salah satu keluarga pemilik warung itu.

Ia mengaku waktu pengrebekan terjadi ada di lokasi, dan ditunjukkan oleh pihak polisi isi dalam bungkusan yang diduga kuat sabu-sabu yang berada di motor merah milik salah satu tamu dari Kampung Jatibaru.

"Iya benar mas, pak polisi menunjukkan kepada saya ada beberapa paketan yang diduga sabu-sabu yang berada di motor merah milik T. Namun tiba-tiba pemilik motor ini tidak ada di tempat entah pergi kemana," jelasnya.

Kronologis kejadian pun dijelaskan oleh Rasim.

Waktu itu dirinya ke warung orang tua yang dikelola oleh adiknya. Para tamu sedang santai makan mie dan ngopi disana. Tiba-tiba ada salah satu anggota polisi mendatangi warungnya, dan disusul dengan anggota polisi lainnya dengan mengunakan mobil patroli. Para tamu diam saja, dan diminta untuk naik motornya masing- masing.

Namun herannya, motor warna merah ini tak ada yang berani menaiki, dan pemiliknya tiba-tiba pergi dengan temannya dari warung dengan berjalan kaki entah kemana.

"Yang jelas, waktu itu ketika masing-masing tamu disuruh menaiki motornya, hanya satu motor warna merah yang tak berani menaikinya, orang yang pergi dari warung kami, dan meninggalkan motor itu mas," jelasnya.
 
Sementara itu, Kepala Dusun I Kampung Kemuning Muda  Wijayanto ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa, ada pengrebekan di warung yang ada di wilayahnya

"Tadi  malam kami ditelpon pak Babinkamtibmas, dan kami sudah jumpai beliau di simpang kemuning, sampai disana ternyata saya ditunjukan Barang Bukti (BB) yang diduga sabu sabu satu paket yang dibungkus plastik rapat, kata pak polisi, saya hanya sebagai saksi bersama pak RK," ungkapnya.

Karena ketidak tahuannya, Pak Kadus sempet juga adu argumen terkait pelaku bahwa itu bukan warganya.

"Sempet juga saya menyampaikan kepada pak polisi bahwa yang diduga tersangka itu bukan warga saya. Namun karena ini di wilayah saya, mau tak mau saya harus jadi saksi kata pak polisi. Dan saya siap untuk jadi saksi kalau masalah narkoba, karena narkoba  musuh kita bersama yang harus kita perangi. Bravo POLRI," ungkapnya.

Wijayanto berharap, agar kasus ini harus diusut sampai tuntas.

"Kami sebagai kepala dusun tentunya berharap kepada kepolisian untuk usut tuntas pemilik barang yang diduga sabu-sabu itu," harapnya.

Sementara itu, Kapolsek Bungaraya, IPTU Jefri Purba SH, melalui Kanit Reskrim Polsek Bungaraya IPDA Musa H Sibarani, ketika dikonfirmasi melalui telpon selulernya tidak diangkat, di SMS dan di WhatsApp juga belum dibalas hingga berita ini diterbitkan.***

Ket. Foto: Gambar Illustrasi
Reporter: Sugianto 
Editor: Redaktur INVESTIGASINEWS.CO