Tidak Ada Perkelahian Terkait Politik di Kabupaten Siak

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Tidak Ada Perkelahian Terkait Politik di Kabupaten Siak

Selasa, 20 Oktober 2020
INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Selasa 20/10/2020. Ternyata perkelahian dua pemuda Rio Anggara dengan Yudi, sehingga penyebabkan pelipis Yudi luka berdarah, tidak ada kaitannya dengan politik.

Hal itu dibenarkan oleh Kapolsek Koto Gasib, Ipda Suryawan. Menurutnya kasus itu murni urusan pribadi yang berujung pada perkelahian. Tidak ada kaitannya dengan politik.

“Saya memastikan keduanya berkelahi karena urusan pribadi bukan karena politik,” ujar Kapolsek Suryawan. 

Sebagaimana Yudi menceritakan kronologis perkelahian denga Rio Anggara. Siang itu dia hendak memesan kayu. Di perjalanan dia bertemu dengan Rio Anggara.

"Hubungan kami memang sedang kurang baik, ada permasalahan pribadi diantara kami berdua. Jadi saat bertemu itu, kami adu mulut, berujung pada perkelahian,” jelas Yudi, Senin 19/10/2020.

Karena pelipis luka, usai berkelahi, menurut Yudi dia langsung ke Polsek Koto Gasib. Jadi dia tidak tahu menahu masalah pemberitaan yang mengait-ngaitkan  dengan politik.

“Saya tidak ada wawancara atau ditanya siapapun. Sesampai di Polsek, kami didamaikan dan saat ini  permaslahannya sudah selesai. Kami sudah berdamai,” jelas Yudi.

Sementara menurut Rio Anggara, saat dia dan Yudi berkelahi, Yudi tidak melakukan perlawanan. 

“Yang membuat wajahnya luka, Dia terjatuh,” kata Rio. 

Saat ini menurut Rio yang berdiri di samping Yudi, permasahan keduanya sudah selesai.

"Kami sudah baikan, kami kembali berteman. Kami tidak berpolitik. Berita yang mengatakan kami berkelahi karena politik itu hoaks,” ungkap keduanya bersamaan.

Selanjutnya Yudi dan Rio bersalaman. Dan bersedia difoto sebagai bukti bahwa mereka benar-benar sudah tidak ada masalah.***

Reporter: Masgin
Editor: Redaktur INVESTIGASINEWS.CO