Aliansi Putra Tempatan Tualang, Prihatin Sungai Siak Tercemar. Lakukan Gotong Royong Pembersihan

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Aliansi Putra Tempatan Tualang, Prihatin Sungai Siak Tercemar. Lakukan Gotong Royong Pembersihan

Minggu, 04 Oktober 2020
INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK Ahad 04/10/2020. Sungai Siak yang mengalir di kawasan Kecamatan Tualang, kini kondisinya terlihat sangat memprihatinkan. Airnya semakin kecokelatan, belum lagi sampah-sampah kayu yang terbawa arus pun kerap didapati dan berserak.

Limbah-limbah pabrik, limbah kayu yang dibuang ke Sungai Siak ini terus terbawa air hingga menyebabkan nelayan sangat dirugikan.

Melihat kondisi tersebut, perlu diadakan gotong royong untuk sama-sama mengembalikannya, agar bersih. Perlu proses yang panjang dan kepedulian banyak pihak serta perlu kontribusi dari pemerintah setempat. Karena untuk melakukan perbaikan yang sifatnya mendasar, keterlibatan pemerintah sangat penting.

Hal itu disampaikan Pengurus Aliansi Putra Tempatan Tualang, Y. Arizal, kepada media nasional INVESTIGASINEWS.CO, Ahad 04/10/2020 di Tualang usai giat gotong royong.
"Kebersihan adalah sebagian dari iman. Oleh sebab itu kami hari ini melakukan pembersihan sungai Siak dari limbah kotoran dan sampah. Hari ini kami bergotong royong sejumlah 20 orang personil, membersihkan limbah kayu kayu yang berserak dan mengotori sungai siak", ujarnya.   

Seperti diketahui, lingkungan hidup tidak boleh tercemar. Korban pertama dari lingkungan hidup, baik dari udara, air dan semacamnya adalah lansia. Karena rentan dan lemah fisik. Kemudian, balita yang merupakan asset. Karena 40 tahun kemudian akan memimpin negara ini, akan menjadi pemangku kepemimpinan secara estafet. Kita tidak boleh mewariskan generasi yang lemah, baik lemah fisik dan lemah berfikir serta tidak produktif, karena rusaknya lingkungan hidup.

"Kami minta kepada perusahaan terkait yang menjadikan pencemaran sungai seperti ini, agar lebih memperhatikan masyarakat di sekitar perusahaan tersebut karena banyak masyarakat yang mencari nafkah dan menggantungkan hidupnya di sungai Siak yang kita cintai ini", imbaunya.

Arizal juga mengimbau kepada pemerintah dan perusahaan yang ada, untuk mengkaji kemungkinan-kemungkinan untuk me­netapkan langkah-langkah pemulihan air sungai Siak. Perbaiki sedikit demi sedikit, jangan dibiarkan sama sekali seperti itu.
Kunjungi Youtube:
Redaksi INVESTIGASINEWS.CO
https://youtu.be/Zfi7s113nxQ

"Perusahaan dan Pemerintah harus punya tim untuk memikirkan kesejahteraan masyarakat dari segala sendi kehidupan, termasuk hentikan pencemaran sungai Siak ini", tutupnya.***devid