Kepsek SMPN 02 Minas, Siak, Mimi Suciani Spd, Apresiasi Kapolres Siak Bantu HP Android untuk Belajar Kharisma Waruwhu

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Kepsek SMPN 02 Minas, Siak, Mimi Suciani Spd, Apresiasi Kapolres Siak Bantu HP Android untuk Belajar Kharisma Waruwhu

Selasa, 04 Agustus 2020
INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Selasa 04/08/2020. Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu, Kapolres Siak, AKBP Dodi F Sanjaya SIK, melalui jajarannya, telah membantu salah seorang anak didik di SMPN 2 Minas, atas nama Kharisma Waruwu sebuah HP android, untuk pembelajaran sekolah secara daring online.

Baca juga: https://www.investigasinews.co/2020/08/kesulitan-belajar-anak-smp-di-minas-ini.html

Kepala Sekolah SMPN 2 Minas, Mimi Suciani Spd, merasa sangat senang dan memberikan apresiasi kepada Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Siak AKBP Doddy F Sanjaya SIK yang menurutnya sudah sangat berbaik hati untuk membantu salah seorang siswanya tersebut.

"Tentu kita sangat bangga dan senang sekali sebab salah seorang anak didik kita yang memang berasal dari keluarga kurang mampu diberikan bantuan oleh bapak Kapolres Siak. Kami menyampaikan apresiasi dan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada bapak Kapolres," kata Mimi Suciani Spd kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa 04/08/2020.
Disamping itu katanya, selama ini pihaknya pun telah mengadakan program Luring (Luar Jaringan) khusus anak didik yang orang tuanya tidak memilik Hp Android.

"Jadi sebenarnya bagi anak-anak yang orang tuanya tidak memiliki Hp android, kita sudah buatkan program Luring, dengan cara anak didik datang sekali sehari atau paling lama sekali 3 hari ke sekolah untuk menjemput tugas yang akan dikerjakan di rumahnya masing-masing, dan tugas itupun tidak harus dikerjakan pada malam hari, siang pun bisa dikerjakan, sebab tugas sudah diambil dari pagi di sekolah oleh anak didik kita," katanya menjelaskan.

Program Luring di SPMN 2 Minas ini, juga diikuti oleh sejumlah siswa yang meskipun memiliki android akan tetapi orang tuanya tidak memiliki kuota internet, maka anak didik tersebut juga datang menjemput tugas ke sekolah.

"Kalau mengantar tugas ke sekolah pas waktu dia ambil tugas lagi, ataupun kalau memang dirasa jauh datang ke sekolah kita juga arahkan anak didik kita untuk menumpang mengambil tugas sekolah kepada temannya yang dekat dengan rumahnya, yang sebelumnya sudah kita kirimkan via WA kepada orang tua mereka masing-masing khusus yang memiliki android, dan nanti hasil tugasnya pun bisa mereka kirim juga melalui Hp teman mereka kalau memang jarak tempuhnya terlalu jauh untuk datang mengantarkan ke sekolah, jadi kita tidak buat aturan yang mengikat, justru kita permudah bagaimana caranya supaya anak-anak kita tetap bisa mengikuti pelajaran dengan baik meskipun Covid-19 sedang melanda," terangnya.

Mimi Suciani Spd, juga menjelaskan, peserta didik yang memiliki Hp android namun tidak mampu membeli kuota, sesuai arahan Mendikbud, saat ini pihaknya sedang mendata siswa yang kiranya perlu mendapat bantuan paket internet tersebut disesuaikan dengan dana BOS yang diterima oleh pihaknya.

"Bantuan kuota internet untuk anak didik yang tidak mampu, ini masih kita lakukan pendataan dan belum berjalan, tentu saya belum bisa merincikan berapa jumlah siswa yang menerimanya. Masih proses dalam tahap pendataan," jelasnya.

Sementara, terkait tentang papan plang pembangunan gedung sekolah dan rehap sekolah, plang ada sejak bangunan itu mulai dikerjakan.
"Plang ada mas, semalam memang sempat tumbang, terbaring, tapi saat ini sudah kita berdirikan lagi dan bisa kita lihat sama-sama," ujarnya.

Untuk rincian penggunaan anggaran dana BOS tahap 1 tahun 2020,  sudah dibuatkan laporannya dan ditempelkan di lingkungan sekolah.

"Kita buat kok mas, karena kita tahu, itu merupakan hal yang wajib diketahui oleh publik. Sudah kita buatkan juga jauh hari sebelumnya," tutupnya kepada wartawan media ini sembari menunjuk daftar rincian penggunaan dana Bos sekolah.***ih