Ditengah Covid-19, Alfedri Menjadi Narasumber Seminar Nasional, ini Paparannya

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Ditengah Covid-19, Alfedri Menjadi Narasumber Seminar Nasional, ini Paparannya

Selasa, 18 Agustus 2020
INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Selasa 18/08/2020. Bupati Siak Alfedri menjadi salah satu dari empat narasumber pada kegiatan Seminar Nasional dengan tema “Kemerdekaan Indonesia dan Semangat Kemajuan Berbangsa”.

Empat Narasumber tersebut yakni Dr. Hidayat Nurwahit. MA (Wakil Ketua MPR RI), Drs. H. Alfedri, M.Si (Bupati Siak), Dr. Dadan Anugerah, M.Si (Peneliti Fornita), Dr. Hendra Nurtjahjo, MH (Peneliti Islamadina Jakarta).

Dalam paparannya, Bupati Siak Alfedri terlebih dahulu menjelaskan sedikit tentang kerajaan Siak. Daerah Kabupaten Siak merupakan daerah bekas dari Kerajaan Siak yang berjaya pada masanya, dengan wilayah kekuasaan dari Aceh Tamiang hingga ke Sambas.

“Kami sangat bangga kepada Sultan Syarif kedua belas yang sekarang dinobatkan menjadi pahlawan nasional. Beliau juga seorang Patriotis bangsa yang memiliki nasionalisme tinggi, karena selain berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia, beliau juga menyerahkan kekuasaan dan kedaulatannya kepada presiden, serta menyumbangkan harta kekuasaan dengan jumlah 13 juta golden”, terang Alfedri.

Semangat perjuangan para pahlawan nasional itulah yang seharusnya menjadi acuan bagi anak-anak bangsa, sehingga memberikan sprit dan energi terbarukan untuk merawat kebangsaan, demi kemajuan negara Indonesia.

“Kemajuan Bangsa harusnya terlebih dahulu diawali dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM), seperti contoh pada zaman Sultan Siak sudah adanya dua rumah pendidikan yakni Madrasah Taufiqiah dan Madrasah Tunisah yang masih terawat sekolahnya hingga sekarang. Ini menandakan bahwa di aman Sultan Siak, anak-anak sudah diberikan pendidikan yang lebih”, jelas Bupati Siak itu, di Ruang Bandar Siak Lantai II Kantor Bupati Siak, Senin 17/08/2020.

Untuk di Siak sendiri, sambungnya, kami akan terus berusaha bagaimana menciptakan generasi penerus bangsa yang betul-betul bisa mengisi Kemerdekaan, untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila.

Alfedri menjelaskan, untuk di kabupaten Siak tingkat masyarakat dibawah garing kemiskinan sekitar 5.4%, dan sisi pendidikan rata-rata tamat sekolah masyarakat baru 9.7 tahun atau sampai kelas 1 SMA.

“Oleh karena itu, kami berazam untuk membuat program strategis dengan mendorong pendidikan yang unggul dimasa yang akan datang, sehingga akan melahirkan generasi yang unggul. Dan untuk indek pembangunan manusia, Kabupaten Siak meraih peringkat ke 3 di Provinsi Riau”, harapnya.***komar/adv