Terima Laporan Masyarakat, Pembangunan Kilang Padi Ini Diduga Timbun Aliran Anak Sungai Temusai, LSM PH2I Cek ke Lokasi

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Terima Laporan Masyarakat, Pembangunan Kilang Padi Ini Diduga Timbun Aliran Anak Sungai Temusai, LSM PH2I Cek ke Lokasi

MEDIA DETIL 1
Rabu, 10 Juni 2020
INVESTIGASINEWS.CO 
Siak. Rabu 10/06/2020. Informasi yang diterima dari masyarakat, bahwa ada aksi dugaan perusakan lingkungan/ tidak menjaga kelestarian lingkungan yang dilakukan oleh sebuah perusahaan yang membangun kilang padi di Dusun II Kampung Temusai Kecamatan Bungaraya Kabupaten Siak, Riau, yang diduga melakukan penimbunan aliran anak sungai Temusai, LSM PH2I (Lembaga Swadaya Masyarakat Penyelamat Hutan dan Hukum Indonesia), Selasa 09/06/2020 turun ke Lokasi guna cek kebenaran informasi tersebut.

Menurut ketua LSM PH2I, Dwi Purwanto, dari pemantauan yang dilakukan pihaknya ke lapangan, kalau memang benar ada sebuah aliran anak sungai yang dilakukan penimbunan, hal ini tentunya akan merusak ekosistem alam yang bisa berdampak buruk pada lingkungan sekitar.

LSM PH2I sendiri akan membentuk tim internal mereka untuk melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Siak. Bila terbukti, melaporkan kasus dugaan perusakan lingkungan tersebut kepada pihak terkait.

“Kita tidak menghalangi semua investor yang masuk dan berusaha di semua daerah di Kabupaten Siak ini.  Namun kita berharap dan mengimbau, agar semua pengusaha yang berinvestasi di Kabupaten Siak dapat menjaga lingkungan, serta mengikuti aturan dengan mengurus izin sebelum pembangunan dilakukan. Jangan sampai pembangunan malah dapat merugikan masyarakat akibat kerusakan lingkungan,” tegasnya.

Terkait hal ini, sejumlah wartawan yang juga menuju lokasi melakukan konfirmasi dengan perwakilan UD Siak Subur Sejahtera.

Diketahui bahwa memang benar kalau pembangunan kilang padi tersebut telah melakukan penimbunan sebuah aliran anak sungai disekitarnya.

Perwakilan UD.Siak Subur Sejahtera, Ken, membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan penimbunan aliran anak Sungai Temusai. Dimana  keberadaanya tepat di tengah lahan pembangunan kilang padi tersebut.  Karena itu makanya ditutup dan dipindahkan aliran air tersebut di belakang.

Saat awak media mempertanyakan kenapa pihak UD.Siak Subur Sejahtera merubah aliran anak sungai tersebut, dan apakah sudah ada izin dari lingkungan atau pemerintah kampung? Ken selaku orang kepercayaan pemilik UD.Siak Subur Sejahtera, mengaku tidak mengetahui hal itu karena itu urusan pimpinannya.

“Itu urusan bos, karena bos yang beli tanah. Mau dijadikan apa, itu suka-suka dia lah pak,” jawab Ken dengan nada santai kepada awak media. ***Abb