Dampak Covid-19, Sejumlah 1.276 KK Warga se-Kecamatan Sungai Apit Terima BLT Pusat Tahap II

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Dampak Covid-19, Sejumlah 1.276 KK Warga se-Kecamatan Sungai Apit Terima BLT Pusat Tahap II

Sabtu, 20 Juni 2020
INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Sabtu 20/06/2020. Sebanyak 1.276 Kepala Keluarga (KK) warga masyarakat dari 13 desa, satu kelurahan se-Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau menerima Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Pusat Tahap II dipusatkan di Gedung Kantor Kecamatan, Kamis 18/6/2020.

Pantauan wartawan di lapangan, warga terlihat berbondong bondong di Gedung Kantor Kecamatan harus antrian menunggu untuk mendapatkan dana bantuan itu, dengan cara tetap mengindahkan protokol kesehatan.

"Hari ini Pemerintah Kecamatan Sungai Apit menyerahan Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) bantuan dari Pusat tahap II kepada warga masyarakat terdampak Sosial ekonomi akibat Pendemi Covid-19 warga mendapatkan Dana bantuan BLT Pusat itu RP 600.000 kepada 1.276 KK", ujarCamat Sungai Apit Wahyudi SSTP, saat dikonfirmasi.

Warga penerima Dana Bantuan BLT Pusat itu mengambilnya di lima titik yang didampingi oleh Relawan Covid, dan Fasilitator Kampung, lima titik itu Kantor Pos Sungai Apit, Gedung Kantor Camat, Kantor Penghulu Kayu Ara, Kantor Penghulu Mangkapan, dan yang kelima Kantor Penghulu Sungai Rawa,dari tiga belas Desa/Kampung satu Kelurahan Se Kecamatan.

Dikatakanya Wahyudi Camat Sungai Apit ini, dalam pengambilan dana bantuan BLT itu, warga tetap mematuhi protokol Kesehatan sesuai arahan Pemerintah.
"Kami selaku Pemerintah Kecamatan Sungai Apit, juga sudah mensosialisasikan kepada warga, seperti memakai masker, cara mencuci tangan, jaga jarak aman dan hindari dari keramaian", ujar Wahyudi.

Dengan adanya dana bantuan itu dapat sedikit meringankan beban ekonomi masyarakat yang sedang dilanda musibah non alam.

"Alhamdulillah, berkat kerjasama Pemerintah Pendemi Covid-19 itu sudah nampak berkurang, artinya, biasa pengusaha seperti Toko bangunan, rumah makan dan kedai kopi itu tutup, sekarang tidak lagi. Ini berkat dukungan semua pihak terkait termasuk kesadaran masyarakat kita di kecamatan Sungai apit ini juga cukup tinggi, mengikuti anjuran serta himbauan dari pemerintah", tutuo Wahyudi.***komar/adv