Bantuan Langsung Tunai Dana Kampung di Siak Sudah Tersalurkan untuk 11.385 KK

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Bantuan Langsung Tunai Dana Kampung di Siak Sudah Tersalurkan untuk 11.385 KK

MEDIA DETIL 1
Jumat, 15 Mei 2020
INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Bantuan Langsung Tunai Dana Kampung (BLT DK) untuk 11.385 kepala keluarga di Kabupaten Siak sudah disalurkan. Total anggarannya mencapai Rp20 miliar lebih.

Penjabat Sekretaris Daerah (sekda) kabupaten Siak Jamaluddin saat video conference bersama Sekretaris Daerah Provinsi Riau Yan Prana Jaya juga menyampaikan hal tersebut.

Selain itu kata Pj Sekda, Pemerintah provinsi Riau, akan menggelontorkan dana bantuan bagi daerah menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

Bantuan keuangan ini, kata Jamal terbagi menjadi tiga, pertama bantuan keuangan khusus kabupaten atau kota tentang jaring pengaman sosial, kedua bantuan keuangan khusus kabupaten dan kota untuk kelurahan dan terakhir terkait bantuan keuangan khusus desa.

Jika nantinya PSBB kita terapkan, harapan kita ini nantinya dapat berjalan dengan baik. Kita lakukan Validasi data untuk jaring pengaman sosial yang akan kita ajukan ke Provinsi," ujarnya.

Mengenai data PKH murni berjumlah 737, untuk BLT murni berjumlah 2.018 kepala keluarga, non DTKS kabupaten Siak berjumlah 16.850 total keseluruhan jaringan pengamanan sosial yang di ajukan keseluruhan berjumalah 19.605 Kepala Keluarga.

"Sementara itu data bantuan keuangan khusus Kelurahan dari provinsi sudah di sampaikan kemarin. Selanjutnya data bantuan untuk kecamatan sedang di proses, harapanya besok atau lusa sudah disampikan ke pemerintah Provinsi Riau," kata Jamal dalam rapat membicarakan bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi Riau untuk Covid 19.

Selanjutnya bantuan khusus jaringan pengamanan sosial provinsi, pihaknya masih menunggu SK (surat keputusan) penetapan PSBB dari provinsi sebagai dasar untuk penyusunan peraturan bupati dan provosal yang diminta.

"Jika surat keputusan tentang PSBB dari Gubernur kami terima hari ini, InsyaAllah proposalnya hari ini juga kami sampaikan," tegasnya.

Jamal kembali menegaskan, meskipun pelaksanan PSBB belum diterapkan, namun pemkab Siak telah menerapkan protokol penangganan Covid-19 di kabupaten Siak.

"Dan pelaksanaan PSBB nantinya akan berdampak bagi masyarakat, untuk mengatisipasi hal tersebut pemerintah perlu memvalidasi data jaring pengaman sosial (social safety net)," kata Jamal lagi.***komar/adv