Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi beserta Forkopimda Melaksanakan Pembahasan Rencana PSBB di Kota Cimahi

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi beserta Forkopimda Melaksanakan Pembahasan Rencana PSBB di Kota Cimahi

MEDIA DETIL 1
Kamis, 16 April 2020
INVESTIGASINEWS.CO
CIMAHI. Kamis 16/04/2020. Untuk memutus rantai penyebaran Virus  Covid 19, Pemerintah Kota Cimahi berencana mengambil opsi PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang akan diajukan kepada  Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat. 

Hal ini dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammmad Priatna, yang  juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Cimahi beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Kajari Kota Cimahi, Ketua DPRD Kota Cimahi, Dandim 0609, Kapolres Kota Cimahi yang diwakili oleh Kabag Ops), MUI, APINDO serta OPD di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi, Rabu (15/04/2020).

Wali Kota Cimahi menjelaskan Kota Cimahi telah mengadakan koordinasi yang intens terkait penanganan Covid di Kota Cimahi dan juga diperlukan upaya bersama dari semua sektor yang ada di Kota Cimahi, yaitu Pemerintah, Forkopimda, serta masyarakiat Kota Cimahi.

Wali Kota Cimahi juga menyampaikan beberapa upaya yang telah dilakukan  salah satunya dengan mengurangi kerumunan massa, ini dilakukan untuk kepentingan masyarakat, karena pemerintah berupaya melindungi warganya, tetapi masyarakat di Kota Cimahi belum memiliki kesadaran penuh untuk patuh.

Covid 19 berdampak pada semua sendi kehidupan. Sehingga pemerintah memberikan kebijaksanaan anggaran untuk menangani Pandemi ini. Semua harus bersineirgi untuk penanganan Covid 19 ini.
"Melihat perkembangan penyebaran di Kota Cimahi cukup menghawatirkan, Kasus positif Covid 19 di Kota Cimahi sampai dengan tanggal 15 April 2020, sudah mencapai 24 kasus serta tersebar di 13 Kelurahan", ujar Wali Kota Cimahi.

Perlu upaya untuk meminimalkan pemutusan rantai penyebaran yang lebih efektif, walaupun sudah banyak hal yang telah kita tempuh, dengan mengajukan pertimbangan untuk mengajukan PSBB tentunya dengan segala kalkulasinya. Karena pemberlakuan PSBB harus disepakati dengan wilayah sekitar Kota Cimahi seperti Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Sumedang.

PSBB tidak akan pernah berhasil atau sia-sia ketika perilaku masyarakat yang belum patuh, serta karakter masyarakat yang cenderung sulit berubah.

PSBB Pembatasan Sosial Berskala Besar Parsial Selama 14 Hari, sbb:
-Pembatasan dilakukan di perbatasan
  wilayah zona merah.
-Akan ada pembubaran paksa kerumunan massa.
-Industri diminta untuk tutup operasional, kecuali mendapatkan rekomendasi dari pemkot.
-Perusahaan yang tetap buka harus
  melakukan skrining dan rapid test
  kepada semua pegawainya.
-Sanksi bagi pelanggar masih
  digodok pemkot
-Akan ada pengawasan
  ketat dari Satpol PP, Dishub serta TNI dan Polri di akses masuk Cimahi
-Kasus positif mencapai 24 kasus yang tersebar di 13 kelurahan.
***Berita dirilis dari humas pemerintah Kota Cimahi.*** FENDY