Biaya Penyaluran Bantuan Sembako di Batanghari Alami Kenaikan Akibat Corona

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Biaya Penyaluran Bantuan Sembako di Batanghari Alami Kenaikan Akibat Corona

Jumat, 17 April 2020
INVESTIGASINEWS.CO 
BATANGHARI – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Batanghari Jambi menggelar rapat evaluasi penyaluran sembako tahun 2020, bersama Kanwil Bulog Provinsi Jambi, Kamis (05/03/2020).

Rapat tersebut dilaksanakan karena kenaikan nominal uang yang diterima masyarakat.

Yaitu dari sebelumnya Rp150.000 menjadi Rp200.000, yang dilaksanakan di aula kecil Dinas Sosial Kabupaten Batanghari.

“Kita mengalami kenaikan sebelumnya hanya diberikan 150.000 rupiah, kedepannya nilai yang diberikan selama 6 bulan dari Maret sampai dengan Agustus menjadi 200.000 rupiah” ungkap Fauzan Azhari, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batanghari.

Ada 68 e-warung yang merupakan agen BRI link) di 8 Kecamatan di Kabupaten Batanghari.

E-warung tersebut telah ditunjuk oleh Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Dinsos Batanghari, guna menyalurkan pemberian Sembako kepada 13.540 Kepala Keluarga (KK).Bantuan yang diberikan berupa beras dan telur.

“Melalui 68 e-warung diwilayah Kabupaten Batanghari bantuan tersebut disalurkan, dan itu diberikan kepada kurang lebih 13.540 KK,” ujarnya.

Rapat tersebut dihadiri oleh Kepala Kanwil Bulog Jambi Bakhtiar, Perwakilan Agen BRIlink dari 8 kecamatan, Pihak BRI Cabang Muara Bulian, dan Petugas Lapangan di Kecamatan.

Fauzan juga mengatakan permasalahan yang dihadapi saat ini, terkait penyaluran sembako tersebut tidak terlalu signifikan.

“Kita masih menemui sedikit kendala, masih ada saldo nol dan ini sudah kita konsultasikan ke Kantor Wilayah Bulog Palembang,” ungkapnya.

Sementara itu, Bakhtiar selaku Kepala Kanwil Bulog menjelaskan terkait kenaikan nilai yang diberikan.

“Kenaikan penyaluran sembako tersebut guna mengantisipasi Virus Corona” katanya.***ihm
Sumber: mattanews