Pemkab Batanghari Hari Terima Kunjungan Deputi Rehabilitasi Dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Pemkab Batanghari Hari Terima Kunjungan Deputi Rehabilitasi Dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI

MEDIA DETIL 1
Senin, 09 Maret 2020
INVESTIGASINEWS.CO 
BATANG HARI. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari Jambi menyambut kunjungan kerja (kunker) Deputi Rehabilitasi Dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia Rifai.

Kedatangannya ini dalam pemantauan perencanaan kesiapan pelaksanaan pembangunan jembatan penghubung, di Desa Singkawang Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, pada hari Senin (09/03/2020).

Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB RI Rifai mengatakan, dirinya sengaja hadir untuk melihat kondisi langsung keadaan jembatan yang akan di bangun.

Karena dalam hal ini, Provinsi Jambi mendapatkan dana hibah dari BNPB sebesar Rp36,9 miliar.

Dimana meliputi dari Kota Sungai Penuh, Kabupaten Batanghari, Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Merangin.

“Disini saya juga bermaksud untuk melihat langsung seberapa jauh kesiapan daerah dalam pelaksanaannya nanti, serta disini saya juga menyambut baik kesiapan-kesiapan Pemkab Batanghari guna mempercepat pembangunan ini,” ujarnya.

Dia mengatakan, ini dilakukan untuk mengantisipasi bencana banjir yang dimungkinkan terjadi pada bulan April nanti.

Serta menghindari terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), pada kemarau nanti agar kegiatan tidak terganggu pelaksanaannya.

Sekda Batanghari Bakhtiar mengatakan, Pemkab Batanghari sangat berterimakasih atas bantuan dari BNPB RI, yang telah ingin membantu Kabupaten Batanghari, atas perencananaan pembangunan jembatan yang akan di bangun di Desa singkawang ini.

“Di sini saya juga sangat bersyukur, karena dalam hal pembangunan jembatan ini sangat berguna bagi masyarakat umum, baik itu akses perjalanan untuk anak sekolah, kendaraan bermotor dan memudahkan masyarakat untuk menuju dari Desa satu ke Desa lainnya” tutupnya.***ihm