Diduga Potong Jalan Kurang Hati-hati, Pemotor Ini Tewas di Jalan Kompleks PT CPI Minas

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Diduga Potong Jalan Kurang Hati-hati, Pemotor Ini Tewas di Jalan Kompleks PT CPI Minas

Minggu, 08 Maret 2020

INVESTIGASINEWS.CO
SIAK - Diduga akibat kurang berhati-hati saat mendahului (memotong) kendaraan lainnya yang tengah melintas, Sapril Hutabarat (38) seorang pria yang tengah mengendarai sepeda motor Honda Supra tanpa no.pol harus meregang nyawa seusai bersenggolan dengan kendaraan sepeda motor Honda Legenda BM 5851 SB yang dikendarai oleh J Sihombing (38), di Jalan Simpang TDO Kompleks PT Chevron Pasific Indonesia (CPI) Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau, Jumat (06/03/2020) sekira pukul 18:35 WIB malam hari.

Informasi dari Kapolsek Minas Kompol Birma Naipospos, Sapril Hutabarat merupakan warga Kampung Minas Barat, sementara J Sihombing merupakan warga Kelurahan Muara Fajar Barat, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. "J Sihombing sendiri akibat kejadian itu dia mengalami luka-luka," terang Kompol Birma kepada Wartawan, Sabtu (07/03/2020) pagi.

Dikisahkan Kapolsek, kejadian naas ini bermula saat sepeda motor Honda Legenda BM 5851 SB yang dikendarai oleh J Sihombing datang dari arah Simpang Masjid Al-fatah Menuju Jalan Simpang TDO Komplek Cevron Minas, kemudian sesampainya di TKP tersebut, ketika itu juga sepeda motor Honda Supra yang dikendarai oleh Sapril Hutabarat, dia ingin mendahului kendaraan di depannya dengan mengambil badan jalan sebelah kanan dari arah kedatangannya, hingga menabrak bagian samping sebelah kanan dari pengendara sepeda motor Honda Legenda BM 5851 SB yang dikendarai oleh J Sihombing.

"Sehingga terjadilah kecelakaan tersebut di badan jalan sebelah kiri dari arah Simpang Mesjid Al-fatah Menuju Simpang TDO Complek Cevron Minas," ungkap Kompol Birma mengisahkan kejadian itu.

Sementara itu lanjut Kapolsek, adapun analisa kasus dari pihaknya, kecelakaan ini disebabkan dikarenakan oleh human eror.

"Diduga karena kelalaian pengendara satu unit sepeda motor Honda Supra tanpa nopol pada saat ingin mendahului tidak memperhatikan kendaraan yang ada didepannya, sementara saat kejadian kondisi jalan lurus beraspal persimpangan, arus lalu lintas sepi. Terdapat marka jalan garis tidak terputus, cuaca cerah pada malam hari", pungkasnya.***ih