Korban Perampasan Mobil Adukan ke Polrestabes.

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Korban Perampasan Mobil Adukan ke Polrestabes.

MEDIA DETIL 1
Senin, 16 Desember 2019

INVESTIGASINEWS.CO
Semarang. Senin 16/12/2019. Korban perampasan mobil oleh depkolektor BCA finance Semarang mulai melayangkan surat pengaduan ke Polrestabes.

Pengaduan didampingi oleh Lembaga Bantuan Hukum (Lembakum) lndonesia. Menurut Yohandi SH, selaku penasehat hukum korban perampasan mobil disinyalir menyalahi undang-undang.

"Kasus ini jelas sudah menyalahi fidusial, menyuruh dep kolektor mengambil unit di tengah jalan" tegas Yohandi, pada wartawan di kantor Polrestabes usai menyerahkan surat pengaduan di Si Mum,  Senin 16/12/2019.

Yohandi menambahkan apalagi depkolektor yang bernama Bb mengaku jadi wartawan BCA.

"Sekali lagi ini tantangan buat penegak hukum, karena salah satu depkolektor sudah melawan institusi kepolisian baik dari Polda sampai Polrestabes" ujar Yohandi

Menurutnya, kasus yang sudah tidak bisa ditolerir lagi, apalagi kasus ini menyangkut pencemaran nama baik wartawan.

"Sudah jelas kasus ini berantai karena mencemarkan nama baik profesi jurnalis, dengan memberikan isyarat jari dikening seakan wartawan dalam liputan seperti orang gila", tambahnya.

Yohandi berharap kepada pihak berwajib atau kepolisian tanggap dalam proses penanganan kasus ini. Karena ini sudah menyinggung institusi kepolisian.

Sementara, Indarti staf Si Um, saat menerima tim Koran Modus lnvestigasi, korban perampasan mobil dan pelecehan profesi mengatakan bahwa ia menjanjikan hari Rabu, akan di kabari.

"Tunggu hari Raabu" katanya.

Seperti yang pernah di beritakan di media ini edisi lalu, bahwa telah terjadi perampasan mobil oleh oknum Dep Colektor di jalan majapahit semarang.***Viosari/Nur tim