BPN Cimahi Bagikan 194 Sertifikat Untuk Warga Cibabat

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

BPN Cimahi Bagikan 194 Sertifikat Untuk Warga Cibabat

MEDIA DETIL 1
Kamis, 19 Desember 2019

InvestigasiNews.co
Cimahi. Rabu 18/12/2019. Belum adanya kepastian hukum atas tanah, seringkali memicu terjadinya sengketa dan perseteruan di berbagai kalangan. Baik di masyarakat, perusahaan, BUMN, dan Pemerintah. Itu membuktikan, pentingnya sertifikat tanah sebagai bukti hukum atas kepemilikan tanah tersebut.

Lambannya proses pembuatan sertipikat tanah selama ini, menjadi pokok perhatian pemerintah. Untuk menanggulangi permasalahan tersebut, pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN meluncurkan Program Prioritas Nasional. Berupa, Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

BPN Kota Cimahi merespon program itu. Sebagai buktinya, BPN kembali membagikan 194 sertifikat yang telah terselesaikan. Hal itu Berkat kerjasama yang baik dengan pihak Kelurahan Cibabat, hingga bisa menyisakan sekitar 10% dari total 700 PTSL yang dimohonkan warga Cibabat.

Ajay M Priatna, Wali Kota Cimahi, berpesan kepada warga yang sudah mendapatkan sertipikatnya, agar merawat dan menjaganya baik-baik.

"Sertifikat itu juga merupakan harta, yang harus dijaga dan dirawat, jangan langsung di jaminnkan ke bank", katanya, di aula Kelurahan Cibabat, Kota Cimahi, Rabu 18/12/2019.

Dia juga menghimbau, kepada semua unsur pemerintah, agar bisa menempatkan kepentingan masyarakat diatas kepentingan yang lain.

"Keberadaan kita, harus bisa dirasakan oleh masyarakat." tegasnya.

Disela kegiatannya, Nandang, SH. Kepala Sub Seksi Pendaftaran Hak,- Wakil Yuridis Cimahi Utara mengatakan, pada dasarnya semua yang mengajukan permohonan PTSL akan diselesaikan. Asal, segala bentuk persyaratan yang di minta harus segera dipenuhi.

"Alhamdulillah, sekarang sudah hampir 90% sudah selesai. Dari 700 bidang yang di ajukan, sekarang yang belum selesai, tinggal kelengkapan dan administrasinya yang masih kurang", jelasnya.

Dia menghimbau kepada masyarakat bagi yang belum menyelesaikan kelengkapan dan administrasinya, agar segera di selasaikan. Namun yang tak kalah penting, katanya, pemahaman tentang PTSL itu sendiri. Karena ternyata, masyarakat masih banyak yang belum paham.

"Masyarakat harus koperatif, harus sering berkoordinasi dengan pihak kami, agar segala kekurangan yang di dibutuhkan bisa segera di selesaikan", tutupnya*** fendy