Pentingnya Penggunaan EYD dalam Penulisan Berita

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Pentingnya Penggunaan EYD dalam Penulisan Berita

MEDIA DETIL 1
Kamis, 17 Oktober 2019

INVESTIGASINEWS
PALI. Kamis 17/10/2019. Kegiatan yang mengangkat tema "Penyuluhan Bahasa Indonesia Di Media Massa Daerah" guna meningkatkan profesi jurnalis, guna memiliki pengetahuan yang kuat dalam memahami penulisan Bahasa Indonesia serta meningkatkan sikap positif terhadap penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar di setiap penulisan berita di media melalui wawasan tambahan yang diserap dalam penyuluhan ini dapat kembali ditularkan kepada masyarakat luas melalui tulisan yang diterbitkan ke tengah masyarakat dengan bahasa Indonesia yang tepat dan benar. 

Linny Oktovianny, selaku pemateri ejaan, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan supaya kaidah bahasa Indonesia dapat menjadi bagian yang tidak terpisahkan di kalangan wartawan guna meneruskan pendidikan kaidah berbahasa Indonesia bagi masyarakat luas.

"Di Indonesia hanya ada 3 bahasa. Bahasa Indonesia, bahasa Daerah, bahasa asing, jadi tidak ada bahasa jurnalistik, bahasa hukum, bahasa politik dan lainnya, jadi dalam penulisannya, harus menggunakan bahasa Indonesia sesuai dengan ejaan yang di sempurnakan (EYD). Dalam UU No 24 pasal 30 mengatakan bahwa bahasa Indonesia wajib digunakan dalam pelayanan administrasi publik di instansi pemerintah," paparnya.

Kegiatan Penyuluhan Bahasa Indonesia yang dilaksanakan di Gedung Pesos Pertamina Pendopo mulai tanggal 16 sampai dengan 19 Oktober 2019 dalam sesi penyuluhan bahasa Indonesia di media massa lebih banyak menyoroti tentang sisi penulisan kata dan kalimat pada media cetak dan daring, diantaranya, tentang penulisan judul, tanda baca hingga pengunaan kata yang tidak tepat, baik pengunaan awalan hingga berbagai istilah yang kadang kala masih ditemukan kesalahan terutama pengunaan istilah asing yang tidak sesuai dengan konteks kalimat yang ditulis.***
Laporan Kepala Perwakilan Sumatera Selatan: MAHESSA DEWATA