Pembangunan Jalan Setapak Ini, Diduga Salahi RAB

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Pembangunan Jalan Setapak Ini, Diduga Salahi RAB

MEDIA DETIL 1
Jumat, 04 Oktober 2019

INVESTIGASINEWS.CO
Jumat 04/10/2019. Pembangunan jalan menuju TPU desa Bettung, diduga tidak sesuai dari aturan pemerintah yang sudah diterapkan. Terlihat, baru beberapa bulan pembangunan ini sudah terbelah dua. Ada dua titik terbelah dan belum sampai ukuran yang sudah diterapkan di papan dalam RAB, yang baru terbangun ada kurang lebih dari 400 m, dan sampai saat ini belum ada titik penyambungan bangunan jalan ini lagi.

Hal itu disampaikan, Ahmatarmadi/ Badi sebagai anggota TPK Desa Bettung, Jumat 04/10/2019 kepada wartawan INVESTIGASINEWS.CO mengatakan "Dana desa ini ada tiga tahap. Tahap pertama saya sebagai anggota TPK dilibatkan dalam pembangunan ini. Tahap kedua dan ketiga kami selaku anggota TPK tidak dilibatkan lagi, dan kami tidak mengetahui berapa dana anggaran yang dikeluarkan dalam pembangunan tahap kedua dan ketiga", terangnya.

Tidak itu saja, Badi juga menjelaskan, selaku anggota TPK sangat kecewa kepada aparat terkait yang tidak melibatkannya lagi.

"Ada apa dibalik ini? Sebab tahap pertama kita sudah sepakat memakai semen padang sedangkan tahap 2 dan 3 sudah diubah semen, bukan semen padang lagi, tapi merupakan semen yang termurah", ujarnya lagi.

Melanjutkan, "Kalaupun kami selaku anggota TPK mempunyai kesalahan didalam pekerjaan sebagai anggota TPK, kenapa kami tidak ada panggilan agar dilelaskan masalahnya", lanjutnya.

"Segala pembangunan tahap dua dan tiga, kami selaku TPK menduga tidak ada yang jelas, karena kenapa tahap pertama kami dilibatkan, sedangkan tahap 2 dan 3 tidak dilibatkan lagi sebagai anggota TPK Desa Bettung Kecamatan Kumpe", tutupnya kepada awak media INVESTIGASINEWS.CO.

Sementara itu, info yang bisa dirangkum, ketua BPD dan
pihak terkait lainnya, sampai berita ini dinaikkan, belum bisa memberi keterangan dan tanggapannya.***feri