Jaringan PLN di Minas Barat Dimulai. Ayang: 'Jika Macet, Masyarakat Akan Aksi'

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Jaringan PLN di Minas Barat Dimulai. Ayang: 'Jika Macet, Masyarakat Akan Aksi'

Kamis, 14 Maret 2019

INVESTIGASINEWS.CO
SIAK- Pembanguan jaringan listrik PLN di Wilayah kampung Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau, Rabu 13/03/2019, sudah tampak dilakukan oleh pihak terkait.

Pantauan awak media INVESTIGASINEWS.CO, pembangunan jaringan PLN ini dimulai dari arah km 49 Minas Barat menuju Km 37 Minas Barat. Terlihat hari Kamis 14/03/2019 sudah berdiri sejumlah kurang lebih 10 tiang PLN di Wilayah KM 49 Minas Barat.

Ayang Bahari selaku Pjs Penghulu Kampung Minas Barat mengaku senang dan bersyukur, sebab apa yang selama ini diimpikan oleh warganya sudah terealisasi.

Hal ini disampaikannya saat di temui di ruang kerjanya Kamis 14/03/2019. "Dari kemarin kita tetap lakukan usaha agar PLN untuk Minas Barat ini dapat secepatnya terealisasikan. Alhamdulillah atas kerjasama dari semua pihak utamanya pemerintah kabupaten Siak dan provinsi Riau sudah mulai dididirikan tiang di Minas barat", ujarnya

Ayang juga mengatakan, "Siang ini juga saya telah didatangi oleh pihak PLN Rayon Rumbai dan perusahaan pelaksana pendiri tiang PLN itu, dan menurut info yang kita terima hingga saat ini telah terpasang lebih kurang sebanyak 9 tiang di daerah km 49 Minas Barat," kata Ayang.

Dia juga mengucapkan terimakasih dan sangat mensupport. Untuk warganya sendiri mereka sudah siap rugi apa bila kebun sawitnya harus di tumbang untuk jalur Arus PLN.

Namun, Ayang juga menegaskan, "Apabila pelaksanaan pembangunan jaringan PLN ini nyatanya berhenti di tengah jalan, kami sudah sepakat akan aksi, sebab kita sudah tidak mau lagi lagu lama yang judulnya Iming-iming, jika ada terjadi macet hanya satu minggu saja tanpa sebab yang jelas masyarakat sudah sepakat akan bergerak. dan saya sendiri sudah tak mampu untuk menahan-nahan itu, ibarat penyakit sudah seperti bisul yang masak tinggal tunggu meletusnya saja", tegasnya.***ih