Diduga Simpangkan Dana BOS, Oknum Kepala Sekolah SDN 7 Sungai Rotan Diadukan Ke Diknas

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Diduga Simpangkan Dana BOS, Oknum Kepala Sekolah SDN 7 Sungai Rotan Diadukan Ke Diknas

MEDIA DETIL 1
Rabu, 13 Maret 2019

INVESTIGASINEWS.CO
Muara Enim. Rabu 13/03/2019. Para Dewan Guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 7 Desa Petar Dalam, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, mengadukan Kepala Sekolahnya ke Dinas Pendidikan (Diknas) Kabupaten Muara Enim.

Pasalnya, Oknum Kepsek SDN 7 Sungai Rotan, berinisial S ini, diadukan oleh para dewan guru karena dinilai selama menjabat disinyalir tidak melaksanakan sesuai prosedur, dan diduga menyimpangkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), serta terkait APBD dan APBN juga diduga tidak dijalankannya sesuai Rencana Kerja Anggaran Sekolah(RKAS.).

Hal tersebut dituangkan dalam surat pernyataan dari dewan guru maupun dukungan dari masyarakat setempat yang meminta kepada Kepala Dinas Pendidkan Kabupaten Muara Enim, untuk menindak lanjuti laporan itu.

Adapun bunyi surat pernyataan yang dibuat diatas materai tertanggal 1 Maret 2019, yang ditanda tangani semua dewan guru SDN 7 Sungai Rotan itu, menyatakan diantaranya ketidak senangannya terhadap kepemimpinan Kepsek SDN 7 Sungai Rotan.

Di surat pernyataan itu juga tertulis bahwa  terkait SPJ BOS, seluruh guru tidak pernah menandatangani selama satu tahun. Dan dana BOS baik APBN maupun APBD tak tahu arah dan tidak disalurkan sesuai dengan apa yang ada di RKAS.

Surat pernyataan yang dibuat para dewan guru tersebut, dibenarkan oleh bendahara SDN 7 Sungai Rotan, Rusdi, maupun para guru lainnya.

Kepada media, Rusdi mengatakan, "Sudah sekian lama kami mengharap ada kesinergian dan kerjasama yang baik demi kemajuan pendidikan, serta perhatian kondisi bangunan sekolah. Namun sudah sejak lama hal tersebut justu semakin parah sejak dipimpin oleh Kepsek ini," terangnya, Senin 11/03/2019.

Juga dikatakan," Para dewan guru, kami juga mendapat ancaman dari Kepsek agar mencabut laporan yang dilayangkan ke Diknas beberapa hari lalu. Namun kami tetap konsisten tidak mau mencabut laporan itu karena ini sudah menjadi kesepakatan yang juga didukung sejumlah bukti", ungkapnya.

"Makanya kami buat surat pernyaatan ke Diknas Kabupaten untuk menindak lanjuti hal itu," beber para dewan guru yang tertulis di surat pernyataan tersebut.

Kepala Sekolah SDN 7 Sungai Rotan yang berhasil dikonfirmasi awak media ketika berada di kantor Kepala Bidang (Kabid) SDN Kabupaten Muara Enim pada Senin (11/03/2019), saat memenuhi panggilan dari Kabid Diknas Kabupaten Muara Enim, mengatakan pembenaran kesalahannya  selama ia menjabat Kepsek SDN 7 Sungai Rotan itu.

Ia mengakui telah dipanggil pihak Diknas guna menjawab laporan dari para dewan guru. Dan ia juga mengakui telah menandatangani surat peryataan dari Kadiknas, melalui Kabid SDN Kabupaten Muara Enim, Sarkani, guna mempertanggung jawabkan kinerjanya selama menjabat Kepsek SDN 7 Sungai Rotan.

Disinggung dugaan penyimpangan terkait penggunaan dana BOS dan isi surat pernyataan dari para dewan guru tersebut, Kepsek SDN 7 Sungai Rotan itu, justru malah menantang wartawan agar masalah ini jangan dibesar-besarkan dan ia akan menyiapkan seorang pengacara. Sementara, dihadapan sang Kabid Diknas itu, oknum Kepsek SDN 7 Sungai Rotan tersebut, terlihat baik patuh dan siap akan berbenah diri kala ia menanda tangani surat pernyataan kedisiplinan.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kabupaten Muara Enim, Plt Drs H Zainal Abidin MSi, melalui Kabid SDN Diknas Sarkani, ketika dikonfirmasi membenarkan telah ada laporan berupa surat pernyataan dari para dewan guru SDN 7 Sungai Rotan serta dukungan masyarakat Desa Petar Dalam Kecamatan Sungai Rotan.

"Kita sudah panggil S selaku Kepsek SDN 7 Sungai Rotan terkait laporan tersebut. Dan ia mengakui ada kesalahan, meskipun tidak membawa rincian yang valid. Namun kita tetap menindak tegas dengan membuat surat pernyataan yang ditanda tangani Kepsek itu", ujarnya.

Melanjutkan, "Kita kecewa dengan kepemimpinan Kepsek SDN 7 Sungai Rotan itu, dan ada hal yang sangat krusial yang akan kita pertanyakan lagi kepada oknum Kepsek tersebut nantinya," tutup Sarkani.***aji