Polsek Gedung Aji Identifikasi dan Olah TKP Jenazah Pelajar Tenggelam

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Polsek Gedung Aji Identifikasi dan Olah TKP Jenazah Pelajar Tenggelam

Senin, 25 Februari 2019

INVESTIGASINEWS.CO
Tulang Bawang Lampung. Polsek Gedung Aji melakukan indentifikasi dan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) peristiwa hanyut dan tenggelamnya seorang perempuan yang berstatus pelajar SMP (Sekolah Menengah Pertama).

Kapolsek Gedung Aji, Iptu Suhardi mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH mengatakan, bahwa peristiwa tersebut terjadi hari Ahad (24/0/20192), pukul 13.00 WIB, di rawa areal persawahan yang berada di Kampung Suka Makmur.

“Adapun identitas dari korban yaitu H (14th), berstatus pelajar kelas 1 SMP, Warga Kecamatan Penawar Aji, Kabupaten Tulang Bawang,” ujar Iptu Suhardi,Senin (25/02/2019).

Awal mula kejadian tersebut berawal saat korban bersama VA (13), FM (12), MK (13) dan YU (13) pergi untuk bermain di rawa areal persawahan yang merupakan kampung tempat korban tinggal. Setelah sampai di rawa tersebut, korban bersama temannya VA langsung mandi, ternyata korban tidak bisa berenang sehingga langsung hanyut dan tenggelam.

“Teman korban FN, MK dan YU melihat kejadian tersebut dan tidak ikut berenang langsung berteriak meminta tolong kepada warga, warga yang mendengar teriakan langsung berkumpul dan berusaha mencari korban yang telah hanyut dan tenggelam,” terang Iptu Suhardi.

Usaha yang dilakukan oleh warga tersebut tidak sia-sia, korban akhirnya berhasil ditemukan walau dalam kondisi MD (meninggal dunia).

"Petugas kami yang mendapatkan informasi tentang kejadian tersebut langsung berangkat menuju ke TKP bersama tim medis, setelah sampai di TKP ternyata korban telah dibawa oleh warga ke rumah duka. Petugas kami langsung memasang police line di sekitar TKP kemudian menyusul tim medis ke rumah duka",tutupnya.

Hasil VER (visum et repertum) yang dilakukan oleh tim medis terhadap korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda akibat kekerasan.***ruslan